Bencana AlamBerita

Puting Beliung Ngamuk di Juanda, Pohon Bertumbangan, Penerbangan Sempat Dialihkan

45
×

Puting Beliung Ngamuk di Juanda, Pohon Bertumbangan, Penerbangan Sempat Dialihkan

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Ceklisdua.net – Cuaca ekstrem kembali menunjukkan keganasannya. Angin puting beliung menerjang kawasan Bandara Internasional Juanda, Kamis (08 Januari 2025) siang. Terjangan angin kencang yang datang tiba-tiba itu membuat sejumlah pohon tumbang di area parkir Terminal 1, bahkan beberapa di antaranya menimpa mobil penumpang yang sedang terparkir.

 

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Saat itu hujan deras disertai angin kencang berputar melanda kawasan bandara. Dalam hitungan menit, kondisi berubah mencekam. Dahan dan batang pohon berukuran besar roboh, menutup sebagian akses kendaraan di area parkir.

 

Petugas bandara bersama tim pemadam kebakaran dan BPBD langsung bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan. Arus kendaraan sempat tersendat, sementara penumpang di sekitar terminal memilih menjauh dari area terbuka demi keselamatan.

 

Kepala BMKG Juanda menjelaskan, berdasarkan data pengamatan cuaca, kecepatan angin saat kejadian mencapai sekitar 46 knot atau setara 85 kilometer per jam. Fenomena tersebut dikategorikan sebagai puting beliung skala lokal yang berdurasi singkat, namun memiliki daya rusak cukup kuat.

“Angin kencang terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung singkat. Ini ciri khas puting beliung,” ujarnya.

 

Dampak cuaca ekstrem tidak hanya terjadi di darat. Tiga pesawat yang dijadwalkan mendarat di Bandara Juanda terpaksa dialihkan (divert) ke Bandara Ahmad Yani, Semarang. Pengalihan dilakukan sebagai langkah antisipasi keselamatan karena kondisi angin dinilai tidak memungkinkan untuk pendaratan.

 

Manajemen Bandara Internasional Juanda memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Meski demikian, sejumlah kendaraan dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang. Pendataan kerugian material masih dilakukan.

 

Operasional bandara sempat mengalami gangguan, namun berangsur normal setelah cuaca membaik. Landasan pacu dan fasilitas utama dipastikan dalam kondisi aman. Aktivitas penerbangan kembali berjalan setelah dilakukan koordinasi dengan otoritas penerbangan dan BMKG.

 

BMKG mengingatkan masyarakat, termasuk pengguna jasa penerbangan, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Memasuki periode pancaroba, potensi hujan lebat disertai angin kencang dan puting beliung masih cukup tinggi, khususnya di wilayah Jawa Timur.

 

“Jika terjadi hujan deras disertai angin kencang, sebaiknya menghindari area terbuka dan pohon besar,” imbau BMKG.

Terjangan puting beliung di Juanda menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bisa datang tanpa peringatan panjang, bahkan di kawasan vital seperti bandara internasional.

 

Penulis: EKO, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *