BeritaPolri

Sat Samapta Polresta Pati Evakuasi Pohon Tumbang di Tlogowungu, Jalan Lancar Lagi

32
×

Sat Samapta Polresta Pati Evakuasi Pohon Tumbang di Tlogowungu, Jalan Lancar Lagi

Sebarkan artikel ini

Pati, Jawa Tengah, Ceklisdua.net – Jajaran Sat Samapta Polresta Pati kembali tunjukkan respons cepat dalam menangani gangguan keselamatan lalu lintas. Jumat malam (9/1/2026), sebuah pohon trembesi berdiameter besar tumbang dan melintang di Jalan RA Sumirah, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati. Kejadian ini berpotensi menghambat arus lalu lintas serta membahayakan pengguna jalan.

Pemotongan dan evakuasi pohon dilakukan mulai pukul 20.00 WIB hingga 20.40 WIB. Proses ini dipimpin Kasubnit Ton 3 Dalmas Sat Samapta, Aiptu Suntawi, bersama tujuh personel Sat Samapta menggunakan dua unit gergaji mesin (chainsaw). Penanganan berlangsung cepat dan efektif, sehingga jalan kembali normal tanpa korban.

Kapolresta Pati melalui Kasat Samapta, Kompol Ali Mahmudi, S.H., menegaskan quick response ini wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Begitu menerima laporan adanya pohon tumbang yang menutup badan jalan, personel kami langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Kompol Ali Mahmudi menekankan kecepatan sebagai kunci utama. “Pohon tumbang dengan diameter sekitar 80 sentimeter tentu sangat berisiko, sehingga harus segera dievakuasi agar tidak menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kamseltibcarlantas,” tegasnya. Ia juga apresiasi kesiapsiagaan personel yang bekerja sesuai SOP.

Tugas kepolisian, lanjutnya, melampaui penegakan hukum. “Pelayanan kepada masyarakat, termasuk penanganan bencana alam skala kecil seperti pohon tumbang, adalah bagian dari tugas kemanusiaan Polri,” ungkapnya. Sinergi kecepatan bertindak dan kesiapan peralatan menentukan keberhasilan di lapangan.

Kompol Ali memastikan situasi aman dan kondusif. “Alhamdulillah, tidak ada korban maupun gangguan lanjutan. Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama saat cuaca ekstrem, dan segera melapor jika terjadi situasi yang membahayakan,” pungkasnya.

(Zae/Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *