BeritaHukumKriminalPolri

Dugaan Pembunuhan Lansia, Seorang Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Luka di Rumahnya

83
×

Dugaan Pembunuhan Lansia, Seorang Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Luka di Rumahnya

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Tangerang, Ceklisdua.net — Warga Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, digegerkan dengan penemuan seorang wanita lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Sabtu (10/1/2026).

Korban diketahui bernama Lim Hay Nio, seorang perempuan berusia 79 tahun, warga RT 06/02 Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur.

Berdasarkan keterangan saksi dari pihak keluarga, korban diketahui tinggal seorang diri di rumahnya. Korban pertama kali ditemukan dalam kondisi tergeletak tak bernyawa di dalam rumah.

“Saat diketahui, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kondisi wajah korban mengalami memar parah dan pada bagian tangan terdapat luka-luka,” ujar salah satu saksi keluarga kepada wartawan.

Melihat kondisi tubuh korban yang penuh luka dan memar, peristiwa tersebut mengarah pada dugaan adanya tindak kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung melaporkan temuan itu kepada aparat setempat. Aparat kepolisian dari Polsek setempat bersama Polres Tangerang telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal, termasuk pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan keterangan saksi-saksi.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek setempat membenarkan adanya peristiwa penemuan seorang lansia meninggal dunia di wilayah hukum Sepatan Timur.

“Benar, saat ini kasus tersebut sedang dalam penanganan Polsek dan Polres Tangerang. Itu saja yang bisa kami informasikan,” singkat Kapolsek.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kematian korban maupun dugaan pelaku. Kasus ini masih dalam proses penyelidikan oleh aparat kepolisian.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara ini kepada pihak berwenang.

 

Emus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *