Pati, Ceklisdua.net – Polsek Sukolilo bersama CV Javatek dan Pemerintah Kecamatan Sukolilo menerima sekaligus menyiapkan penyaluran bantuan sembako bagi warga terdampak banjir di wilayah Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi antara unsur kepolisian, pemerintah, dan pelaku usaha dalam merespons dampak bencana yang masih dirasakan masyarakat.
Kapolresta Pati melalui Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas lintas sektor. “Alhamdulillah, pada kesempatan sore ini kita masih bisa dipertemukan dalam keadaan sehat walafiat dan bisa bersama-sama membantu masyarakat yang terdampak banjir,” ujar AKP Sahlan.
Ia menegaskan bahwa peran kolaboratif antara Muspika dan dunia usaha sangat penting dalam situasi darurat. “Ini adalah bukti bahwa kepedulian sosial bisa dibangun melalui kerja sama antara Polri, pemerintah kecamatan, dan pelaku usaha demi meringankan beban warga,” katanya.
Menurut AKP Sahlan, bantuan ini diharapkan dapat langsung menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan. “Mudah-mudahan apa yang diberikan CV Javatek dapat membantu warga di Dukuh Penggingwangi Desa Kasiyan, Dukuh Poncomulyo Desa Gadudero, dan Dukuh Jongso Desa Wotan yang sampai sekarang masih terdampak banjir,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada CV Javatek yang telah menunjukkan kepedulian terhadap kondisi sosial di wilayah Sukolilo. “Kami mengucapkan terima kasih kepada CV Javatek yang telah berkontribusi, ini adalah bentuk tanggung jawab sosial yang sangat positif,” ungkap AKP Sahlan.
Adapun bantuan yang diterima dan akan disalurkan kepada warga berupa mi instan sebanyak 100 dus, telur dua krat, minyak goreng kemasan gelas dua dus, popmie tiga dus, serta roti isi dengan total 180 buah. Seluruh bantuan tersebut akan didistribusikan melalui mekanisme Muspika Kecamatan Sukolilo.
AKP Sahlan menambahkan, penyaluran bantuan akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan unsur terkait agar tepat sasaran. “Kami pastikan distribusi dilakukan secara transparan dan melibatkan Muspika supaya bantuan ini benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa bisa terus berlanjut sebagai bentuk solidaritas sosial di tengah bencana. “Kami berharap sinergi seperti ini bisa menjadi contoh, bahwa penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, tapi perlu gotong royong semua pihak,” pungkas AKP Sahlan.
(Zae/Hms)










