BeritaPolri

Satlantas Polresta Pati Gelar PSA di TK Kemala Bhayangkari 42 dalam Ops Keselamatan Candi 2026

12
×

Satlantas Polresta Pati Gelar PSA di TK Kemala Bhayangkari 42 dalam Ops Keselamatan Candi 2026

Sebarkan artikel ini

Pati, Ceklisdua.net — Satuan Lalu Lintas Polresta Pati melaksanakan kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) di TK Kemala Bhayangkari 42 Pati, Senin (2/2/2026) pagi, dalam rangka mendukung pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026. Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, berlangsung dengan situasi aman, tertib, dan lancar.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati selaku Kasatgas Kamseltibcar Lantas Kompol Riki Fahmi Mubarok menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari pelaksanaan Ops Keselamatan Candi 2026. Menurutnya, pembinaan usia dini menjadi bagian penting dari strategi membangun budaya tertib berlalu lintas.

“Kami ingin menanamkan nilai keselamatan dan kedisiplinan sejak anak-anak agar ke depan mereka tumbuh menjadi pengguna jalan yang sadar aturan dan mengutamakan keselamatan,” ujar Kompol Riki.

Dalam kegiatan tersebut, personel Unit Kamsel Satlantas Polresta Pati memberikan edukasi langsung kepada siswa-siswi TK Kemala Bhayangkari 42 Pati. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan tugas polisi lalu lintas, peraturan baris-berbaris, serta edukasi tertib berlalu lintas yang dikemas dengan metode yang mudah dipahami anak-anak.

Kanit Kamsel Satlantas Polresta Pati IPTU Gunawan menambahkan bahwa pendekatan edukasi kepada anak-anak harus dilakukan secara komunikatif dan berkelanjutan. “Dengan metode yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak lebih cepat memahami pentingnya keselamatan di jalan dan peran polisi lalu lintas,” jelasnya.

“Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak dapat memahami peran polisi dan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas sejak dini,” kata Kompol Riki.

Kompol Riki juga menyampaikan apresiasi kepada para guru TK Kemala Bhayangkari 42 Pati yang telah memberikan kepercayaan kepada Satlantas Polresta Pati untuk mengisi pembinaan dalam kegiatan PSA. Ia menilai kolaborasi dengan pihak sekolah sangat menentukan keberhasilan edukasi keselamatan berlalu lintas.

“Peran guru sangat penting untuk memperkuat pesan-pesan keselamatan yang kami sampaikan, sehingga nilai-nilai tertib lalu lintas bisa terus ditanamkan dalam keseharian anak-anak,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kompol Riki berharap dukungan dari para pendidik dan lingkungan sekolah dapat membantu tugas-tugas kepolisian dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas dan Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Pati.

“Sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan menjadi kunci agar budaya tertib berlalu lintas benar-benar tumbuh dan berkelanjutan,” tandasnya.

Zae, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *