Badan Gizi NasionalBeritaPolri

Polresta Pati Operasionalkan MBG untuk 1.542 Penerima Manfaat, Ka SPPG: Investasi Gizi untuk Masa Depan Generasi

9
×

Polresta Pati Operasionalkan MBG untuk 1.542 Penerima Manfaat, Ka SPPG: Investasi Gizi untuk Masa Depan Generasi

Sebarkan artikel ini

PATI, Ceklisdua.net — Polresta Pati melalui SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari melaksanakan operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa, 10 Februari 2026, di Desa Gembong, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati. Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan nyata Polri terhadap program nasional dalam meningkatkan kualitas gizi anak, ibu hamil, ibu menyusui, serta tenaga pendidik di wilayah Kabupaten Pati.

Dalam pelaksanaan tersebut, MBG menyasar sebanyak 1.542 penerima manfaat yang terdiri dari 110 siswa KB/PAUD, 262 siswa TK/RA, 788 siswa SD/MI, 65 siswa SMP/MTs, 70 siswa SMA, 99 porsi untuk balita, ibu hamil dan ibu menyusui (3B), serta 148 porsi untuk guru. Distribusi dilakukan melalui dua skema, yakni 867 porsi kecil dan 675 porsi besar yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan gizi masing-masing penerima.

Kepala SPPG Gembong Pati, Ahmad Saiq Luxder Sevit, menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar pemenuhan konsumsi harian, melainkan merupakan bagian dari kebijakan strategis untuk memperkuat fondasi pembangunan manusia di daerah.

“Program MBG ini dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, mengurangi kemiskinan, serta mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pemenuhan gizi yang terukur dan berkelanjutan, anak-anak diharapkan tumbuh lebih sehat, memiliki daya belajar yang lebih baik, dan kelak menjadi generasi yang kuat, cerdas, serta produktif,” ujar Ahmad Saiq Luxder Sevit.

Ia menegaskan bahwa seluruh tahapan pelaksanaan MBG dilakukan secara profesional dan berlapis, mulai dari pengadaan bahan hingga distribusi kepada para penerima manfaat.

“Mulai dari pengecekan bahan baku dari supplier, proses pengolahan di dapur SPPG, pemorsian, hingga pemeriksaan food safety sebelum dikirim ke titik distribusi, semuanya kami kontrol secara ketat agar makanan yang diterima benar-benar aman dan layak konsumsi,” tegasnya.

Menu MBG yang disajikan pada kegiatan ini terdiri dari chicken steak, potato wedges, kacang polong, buncis dan wortel, serta buah semangka. Susunan menu tersebut telah melalui rekomendasi tenaga ahli gizi guna memastikan keseimbangan nutrisi bagi anak-anak, ibu, dan tenaga pendidik.

“Komposisi menu kami susun dengan memperhatikan kecukupan protein, karbohidrat, vitamin, dan serat. Tujuannya agar MBG benar-benar memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak serta kesehatan para penerima manfaat,” jelasnya.

Pelaksanaan operasional MBG berada di bawah koordinasi langsung SPPG Gembong dengan dukungan 39 personel yang terdiri dari relawan, tenaga ahli gizi, akuntan, serta tim persiapan, masak, dan distribusi. Selain itu, dua unit kendaraan operasional juga dikerahkan untuk memastikan pengantaran makanan ke seluruh titik sasaran berjalan tepat waktu dan higienis.

Ahmad Saiq Luxder Sevit menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan MBG ini merupakan hasil kerja kolaboratif antara Polresta Pati, Yayasan Kemala Bhayangkari, dan masyarakat sekitar.

“Kami ingin SPPG Gembong menjadi model layanan publik yang transparan, akuntabel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan para ibu,” ungkapnya.

Ke depan, SPPG Gembong Pati berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan kualitas layanan agar program ini berjalan berkelanjutan dan berdampak luas.

“Kami akan menjaga konsistensi mutu, keamanan pangan, serta ketepatan distribusi. Program ini akan terus kami kawal sebagai bagian dari ikhtiar bersama dalam membangun generasi Pati yang sehat, unggul, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Zae, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *