TANGERANG, CeklisDua.net – Seorang pria bernama Bencuan alias Angga menggegerkan warga setelah diduga membawa senjata tajam (sajam) jenis arit, menebas pohon pisang, serta mengancam warga di lingkungan tempat tinggalnya, Sabtu (15/2/2026) sore.
Peristiwa tersebut terjadi di Jl. Kp Bayur RT 04/04, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, sekitar pukul 16.35 WIB. Aksi tersebut membuat warga panik dan sempat terjadi tindakan pemukulan sebelum akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, sebelum mengancam warga, Bencuan alias Angga diduga meluapkan emosinya dengan menebas batang pohon pisang yang berada di sekitar pekarangan rumah warga menggunakan arit yang dibawanya. Bekas tebasan terlihat jelas pada batang pohon pisang yang terpotong dan rusak.
Warga yang menyaksikan kejadian tersebut mulai merasa khawatir ketika yang bersangkutan kemudian berjalan sambil membawa arit dan berteriak-teriak. Beberapa saksi menyebutkan Bencuan tampak dalam kondisi emosional tidak stabil.
“Dia sempat nebas pohon pisang dulu, habis itu jalan sambil bawa arit dan teriak-teriak. Kami takut ada warga yang jadi korban,” ujar salah satu warga setempat.
Merasa keselamatan lingkungan terancam, sejumlah warga kemudian berinisiatif mendekati dan berusaha mengambil arit dari tangan Bencuan. Dalam proses tersebut sempat terjadi aksi pemukulan oleh massa yang panik. Setelah senjata tajam berhasil diamankan, pria tersebut didudukkan di bangku kayu untuk menenangkan situasi.
Tak lama setelah kejadian, sejumlah aparatur turun langsung ke lokasi untuk memastikan keadaan tetap kondusif. Terlihat hadir anggota Polsek Sepatan Timur, personel TNI/Babinsa, serta unsur perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Aparat melakukan koordinasi dan pendekatan persuasif guna meredam situasi.
Dalam dokumentasi yang terlihat, Bencuan alias Angga tampak terduduk lemas di bangku kayu, sementara aparat berdiri di sekitarnya melakukan pendataan dan pengamanan.
Babinsa setempat menyayangkan adanya tindakan main hakim sendiri meskipun memahami kepanikan warga. Ia mengingatkan agar setiap persoalan keamanan diserahkan kepada pihak berwenang.
Informasi terakhir yang diperoleh, Bencuan alias Angga telah dibawa untuk mendapatkan penanganan medis dan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Grogol guna pemeriksaan serta perawatan lebih lanjut terkait kondisi kejiwaannya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai langkah hukum lanjutan.
Situasi di Jl. Kp Bayur RT 04/04, Desa Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, kini dilaporkan telah kondusif dan aktivitas warga kembali berjalan normal.
Denni Wijaya










