BeritaKejahatanPolri

Tragedi Tongtek di Kayen Berujung Maut, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan

16
×

Tragedi Tongtek di Kayen Berujung Maut, Polisi Buru Pelaku Pengeroyokan

Sebarkan artikel ini

Pati, CeklisDua.net – Peristiwa penganiayaan yang dilakukan secara bersama–sama terjadi di wilayah Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati, pada Kamis (12/3/2026) dini hari. Insiden yang bermula dari pertemuan dua kelompok pemuda tersebut berujung tragis setelah seorang pelajar meninggal dunia akibat luka bacok. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku yang terlibat.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Kayen AKP Parsa mengatakan, pihaknya menerima laporan dari seorang warga berinisial L.R. (31) pada Kamis sekitar pukul 03.00 WIB. Laporan tersebut menyebutkan adanya dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama–sama yang menyebabkan korban meninggal dunia. Polisi pun segera melakukan langkah awal penanganan perkara.

“Setelah menerima laporan, anggota piket Unit Reskrim langsung menuju lokasi serta mendatangi korban di RSUD Kayen untuk memastikan kondisi korban dan mengumpulkan keterangan awal,” jelas AKP Parsa.

Berdasarkan keterangan awal saksi, peristiwa itu bermula sekitar pukul 01.00 WIB ketika korban berinisial F.D. (18) bersama sekitar 15 temannya berangkat mengikuti kegiatan tongtek dari wilayah Talun Lor. Saat rombongan melintas di sekitar Masjid Al-Rodhotul Muttaqin sekitar pukul 01.30 WIB, mereka bertemu dengan kelompok pemuda dari Talun Kidul yang jumlahnya diperkirakan sekitar 20 orang.

Menurut AKP Parsa, situasi memanas ketika salah satu pemuda dari kelompok tersebut memancing keributan. “Korban kemudian mendekati kelompok itu sendirian, lalu diduga langsung ditendang hingga terjatuh dan dikeroyok secara bersama–sama,” ungkapnya.

Dari keterangan sementara, beberapa pelaku diduga membawa senjata tajam. Korban kemudian mengalami luka bacok di bagian dada, ketiak tangan kanan, serta telapak tangan kiri. Setelah kejadian, korban sempat berjalan menghampiri teman-temannya sambil memegangi bagian dada yang terluka.

Kapolsek Kayen menambahkan, korban kemudian dibawa oleh rekannya berinisial A.R. (19) menuju RSUD Kayen menggunakan sepeda motor. Namun sekitar pukul 02.10 WIB korban sudah dalam kondisi tidak kooperatif saat mendapatkan penanganan medis.

“Sekitar pukul 02.40 WIB korban dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit. Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan kami terus mengumpulkan keterangan saksi,” terang AKP Parsa.

Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa pakaian korban yang terdapat noda darah serta melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi yang berada di lokasi juga telah dimintai keterangan, di antaranya I.S. (16) dan A.F.F. (16).

“Tim kami saat ini berkoordinasi dengan Satreskrim Polresta Pati, termasuk Unit Jatanras dan Resmob, untuk mengidentifikasi serta mengejar para pelaku. Kami berkomitmen mengungkap kasus ini hingga tuntas,” tegas AKP Parsa.

 

Zae, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *