BeritaPolri

Amankan Malam Takbir, Kapolresta Pati Tekankan Humanisme dan Ketegasan dalam Apel Pergeseran Pasukan

12
×

Amankan Malam Takbir, Kapolresta Pati Tekankan Humanisme dan Ketegasan dalam Apel Pergeseran Pasukan

Sebarkan artikel ini

PATI, CeklisDua.net – Dalam rangka memastikan kesiapan pengamanan malam takbir Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Polresta Pati menggelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas) di halaman Mapolresta Pati. Apel tersebut diikuti oleh unsur TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan sebagai bentuk sinergi lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi dalam amanatnya menegaskan bahwa apel ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta koordinasi sebelum pelaksanaan pengamanan di lapangan.

 

“Apel ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bentuk pengecekan akhir kesiapan seluruh personel dan perlengkapan dalam menghadapi malam takbiran,” tegasnya.

 

Ia menjelaskan, malam takbir merupakan momen penuh suka cita bagi umat Muslim setelah menjalankan ibadah puasa selama satu bulan. Namun demikian, tingginya euforia masyarakat juga berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas.

 

“Kita harus mampu mengelola euforia masyarakat agar tetap dalam koridor yang aman dan tertib,” ujarnya.

 

Kapolresta juga mengingatkan sejumlah potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, mulai dari kemacetan lalu lintas, kecelakaan, penggunaan petasan berbahaya, hingga aksi kriminalitas jalanan.

 

“Potensi seperti balap liar, konvoi ugal-ugalan, hingga peredaran minuman keras harus menjadi perhatian serius seluruh personel di lapangan,” katanya.

 

Dalam arahannya, Kombes Pol Jaka Wahyudi menekankan pentingnya pelaksanaan tugas dengan penuh keikhlasan.

 

“Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah. Apa yang kita lakukan malam ini adalah bagian dari pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

 

Selain itu, ia meminta seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam bertugas.

 

“Lakukan imbauan secara persuasif, sapa masyarakat dengan senyum, sapa, dan salam. Kehadiran kita harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman,” jelasnya.

 

Meski demikian, Kapolresta menegaskan bahwa tindakan tegas tetap diperlukan terhadap pelanggaran yang berpotensi membahayakan.

 

“Silakan bertindak tegas dan terukur terhadap pelanggaran seperti knalpot brong, balap liar, penggunaan petasan berbahaya, dan aktivitas yang mengganggu ketertiban umum,” tegasnya lagi.

 

Lebih lanjut, ia juga menekankan pentingnya sinergitas antarinstansi dalam pelaksanaan pengamanan.

 

“Keberhasilan pengamanan malam takbir tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan kerja sama solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

 

Mengakhiri amanatnya, Kapolresta Pati mengimbau masyarakat untuk merayakan malam takbiran secara tertib dan aman. Ia juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.

 

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan konvoi berlebihan, tidak menyalakan petasan berbahaya, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas. Mari rayakan malam takbir dengan penuh khidmat. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin,” pungkasnya.

 

(Zae)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *