BeritaSorotan

Takbir Menggema di Wonocolo, Malam Lebaran Disambut Antusias Warga

19
×

Takbir Menggema di Wonocolo, Malam Lebaran Disambut Antusias Warga

Sebarkan artikel ini

SIDOARJO, CeklisDua.net – Menjelang Idul Fitri, suasana Jalan Raya Stasiun Wonocolo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo berubah semarak. Ratusan warga turun ke jalan, mengumandangkan takbir “Allahu Akbar” secara serempak, Jumat (malam), 20/3/2026.

Tradisi takbiran menjadi bagian tak terpisahkan dalam menyambut Idul Fitri. Di kawasan Wonocolo, kegiatan ini berlangsung meriah dengan iringan sound system yang memperkuat gema takbir. Warga dari berbagai kalangan, mulai anak-anak hingga orang dewasa, larut dalam suasana religius yang penuh kebersamaan.

Takbir mulai dikumandangkan sekitar pukul 18.57 WIB. Sepanjang Jalan Raya Stasiun Wonocolo hingga beberapa ruas penghubung dipadati masyarakat. Selain berjalan kaki, sebagian warga menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat, menambah semarak pawai takbir keliling. Meski terjadi kepadatan, arus lalu lintas terpantau tetap bergerak dengan kondisi ramai lancar. Lampu kendaraan dan pengeras suara berpadu menciptakan atmosfer malam takbiran yang khas.

Dari Pantauan Awak media GARUDASIBER.net, di lokasi menunjukkan lonjakan volume kendaraan dan pejalan kaki sejak waktu magrib. Sejumlah titik mengalami perlambatan, terutama di sekitar akses stasiun. Aparat keamanan dan petugas lalu lintas tampak bersiaga mengatur arus agar tidak terjadi kemacetan total. Tidak ada laporan gangguan keamanan yang signifikan selama kegiatan berlangsung.

Fenomena ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menjaga tradisi keagamaan. Namun, kepadatan yang terjadi juga menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam pengaturan lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan. Peran aparat dan kesadaran warga menjadi kunci agar kegiatan tetap berlangsung tertib tanpa mengganggu mobilitas umum secara berlebihan.

Harapan ke depan, kegiatan takbiran diharapkan tetap berlangsung meriah namun lebih terorganisir, dengan pengaturan jalur dan waktu yang lebih baik. Sinergi antara masyarakat dan aparat diharapkan mampu menjaga tradisi ini tetap hidup, sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan bersama.

Malam takbiran di Wonocolo pun kembali menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan religiusitas masyarakat Sidoarjo tetap terjaga dalam menyambut hari kemenangan.

Penulis: EKO SH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *