BeritaLakalantasPeristiwa

Bentor Terguling di Karangasem, Dua Korban Luka Serius, Penyeberang Diduga Penyebab Tinggalkan Lokasi

14
×

Bentor Terguling di Karangasem, Dua Korban Luka Serius, Penyeberang Diduga Penyebab Tinggalkan Lokasi

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, CeklisDua.net – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Karangasem, tepatnya di depan gudang susu, wilayah Tambaksari, Rabu (25/3). Insiden ini melibatkan becak motor (bentor) dengan seorang penyeberang sepeda ontel yang diduga lalai saat melintas.

 

Peristiwa kecelakaan terjadi ketika sebuah bentor terguling di badan jalan setelah pengemudi berusaha menghindari penyeberang sepeda ontel. Bentor yang saat itu membawa penumpang pasangan suami istri kehilangan kendali karena jarak yang terlalu dekat, sehingga tidak sempat melakukan pengereman secara maksimal. Akibatnya, bentor terjatuh dan menyebabkan dua orang mengalami luka serius, yakni pengemudi dan penumpang perempuan.

 

Korban dalam kejadian ini adalah pengemudi bentor dan seorang penumpang perempuan yang merupakan bagian dari pasangan suami istri. Keduanya mengalami luka cukup parah akibat benturan saat kendaraan terguling.

 

Sementara itu, penyeberang sepeda ontel yang diduga menjadi pemicu kecelakaan tidak mengalami luka. Namun, yang bersangkutan justru meninggalkan lokasi kejadian bersama keluarganya sebelum petugas sempat meminta keterangan lebih lanjut.

 

Kecelakaan terjadi pada Rabu (25/3), diperkirakan pada sore hari saat arus lalu lintas di kawasan tersebut masih cukup ramai.

 

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan awal dan mencoba menghubungi layanan ambulans.

 

Lokasi kejadian berada di Jalan Raya Karangasem, tepat di depan gudang susu, wilayah Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Area tersebut dikenal sebagai jalur yang cukup padat dengan aktivitas kendaraan roda dua maupun roda tiga seperti bentor.

 

Berdasarkan keterangan awal di lokasi, kecelakaan diduga kuat disebabkan oleh kelalaian penyeberang sepeda ontel yang tidak memperhatikan kondisi lalu lintas dari arah kanan jalan sebelum menyeberang.

 

Tindakan tersebut membuat pengemudi bentor tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar ataupun mengerem secara aman, sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.

 

Selain itu, keterlambatan penanganan medis juga menjadi sorotan, karena ambulans yang dihubungi warga tidak kunjung tiba hingga lebih dari satu jam.

 

Kronologi kejadian bermula saat bentor melaju di Jalan Raya Karangasem. Secara tiba-tiba, seorang penyeberang sepeda ontel melintas di depan kendaraan tanpa memperhatikan arus lalu lintas.

 

Karena jarak sudah terlalu dekat, pengemudi bentor tidak mampu menghentikan laju kendaraan. Bentor kemudian oleng dan terguling di jalan.

Akibat kejadian tersebut, penumpang perempuan mengalami luka di bagian kaki serta telinganya mengeluarkan darah segar. Sementara pengemudi bentor mengalami luka sobek di bagian kepala sebelah kiri yang membutuhkan penanganan serius.

 

Warga sekitar sempat berupaya menghubungi ambulans, namun tidak segera mendapatkan respons. Tim jurnalis yang berada di lokasi kemudian menghubungi layanan darurat 112 dan Command Center 110.

 

Tak lama kemudian, anggota piket Pos Pengamanan Polsek Tambaksari, Serka Agung, tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas kemudian meminta keterangan dari saksi di sekitar lokasi serta memeriksa identitas dan kelengkapan surat kendaraan, termasuk STNK dan KTP pihak yang terlibat.

Tak berselang lama, ambulans bersama Satpol PP dan BPBD akhirnya tiba di lokasi.

 

Tim medis langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban yang mengalami luka serius.

Selanjutnya, kedua korban dievakuasi ke RSUD Dr. Soewandhi untuk mendapatkan perawatan intensif. Pengemudi bentor dilaporkan harus menjalani tindakan operasi jahit pada luka di bagian kepala.

 

Sementara itu, penyeberang sepeda ontel yang diduga menjadi penyebab kecelakaan diketahui telah meninggalkan lokasi sebelum dimintai keterangan oleh petugas, sehingga menyulitkan proses penyelidikan lebih lanjut.

 

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar, terutama terkait pentingnya kehati-hatian saat menyeberang jalan serta respons cepat layanan darurat dalam menangani korban kecelakaan lalu lintas.

 

Sebagaian Barang bukti (1), satu Unit Bentor di bawa ke mako Polsek Tambaksari yang di bantu oleh Relawan M. Erfan.

 

Penulis: EKO, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *