BeritaWisata

Surabaya Vaganza 2026 Masuk KEN, Kemenpar RI Puji Pemkot Surabaya Sukses Dongkrak Pariwisata dan UMKM

12
×

Surabaya Vaganza 2026 Masuk KEN, Kemenpar RI Puji Pemkot Surabaya Sukses Dongkrak Pariwisata dan UMKM

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, Ceklisdua.net – Gelaran Surabaya Vaganza 2026 kembali menyedot perhatian publik nasional. Parade budaya dan kreativitas yang menjadi rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 itu mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia karena dinilai sukses menggerakkan sektor pariwisata, ekonomi kreatif hingga pelaku UMKM di Kota Pahlawan.

 

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Deputi Event Kementerian Pariwisata RI, Reza Pahlevi saat menghadiri pelaksanaan Surabaya Vaganza 2026 di Surabaya, Sabtu (16/5/2026).

 

Menurut Reza, Surabaya Vaganza bukan sekadar parade hiburan tahunan, melainkan telah berkembang menjadi event nasional yang memiliki kualitas tinggi dan berhasil masuk dalam agenda resmi Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026.

“Kementerian Pariwisata memberikan apresiasi atas inisiasi event keren ini yaitu Surabaya Vaganza 2026,” ujar Reza.

 

Ia menegaskan, masuknya Surabaya Vaganza ke dalam KEN menjadi bukti bahwa event tersebut telah melalui proses kurasi ketat bersama berbagai event unggulan dari seluruh Indonesia. Penilaian itu mencakup aspek budaya, kreativitas, dampak ekonomi, hingga potensi mendatangkan wisatawan.

“Surabaya Vaganza 2026 sebagai Kharisma Event Nusantara merupakan bukti bahwa event ini sudah terkurasi dengan event-event seluruh Indonesia,” katanya.

 

Reza menilai, keberhasilan Pemerintah Kota Surabaya mengemas parade budaya menjadi tontonan modern dan menarik merupakan langkah strategis dalam memperkuat identitas kota sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah.

 

Menurutnya, event seperti Surabaya Vaganza memiliki efek ganda karena bukan hanya menyuguhkan hiburan seni dan budaya, tetapi juga mampu menghidupkan sektor ekonomi masyarakat. Kehadiran ribuan warga dan wisatawan disebut berdampak langsung terhadap perputaran ekonomi di sektor kuliner, transportasi, perhotelan hingga pelaku UMKM.

“Event seperti ini menarik karena selain menyuguhkan seni dan budaya juga mendatangkan wisatawan, sehingga mampu mendongkrak ekonomi kota,” ucapnya.

 

Kementerian Pariwisata berharap Surabaya Vaganza terus dipertahankan dan dikembangkan agar mampu menjadi ikon wisata budaya berskala internasional. Bahkan, Reza menyebut Surabaya memiliki peluang besar menjadi kota kreatif yang diperhitungkan dunia.

“Semoga bisa mendorong Surabaya sebagai kota kreativitas dan berkelas dunia,” tegasnya.

 

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa Surabaya Vaganza 2026 memang dirancang bukan hanya sebagai perayaan ulang tahun kota, melainkan juga sebagai upaya nyata Pemkot Surabaya dalam menggerakkan ekonomi masyarakat secara menyeluruh.

 

Menurut Eri, setiap event besar yang digelar pemerintah harus memberikan dampak langsung terhadap warga, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung ekonomi kota.

“Untuk menunjukkan bahwa event berjalan, ekonomi berjalan, UMKM berjalan, semua bergerak,” ujar Eri.

 

Ia mengatakan, Surabaya Vaganza menjadi momentum untuk memperlihatkan bahwa Surabaya tidak hanya kuat dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga serius membangun sektor budaya, pariwisata dan ekonomi kreatif.

 

Surabaya Vaganza 2026 sendiri menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Hari Jadi Kota Surabaya ke-733. Parade tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni, budaya, kostum kreatif, mobil hias hingga penampilan komunitas yang memadati pusat kota dan menjadi perhatian ribuan masyarakat.

 

Eri berharap kemeriahan Surabaya Vaganza mampu membawa dampak positif bagi kemajuan Kota Surabaya sekaligus memperkuat citra kota di tingkat nasional.

“Semoga ini jadi berkah, jadi majunya Surabaya, jadi terkenalnya Surabaya,” pungkasnya.

 

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *