TANGERANG, Ceklisdua.net – Seorang perempuan berinisial EJ (23), warga Desa Ranca Serdang, Kabupaten Tangerang, dilaporkan belum kembali ke rumah sejak Senin (5/5/2026). Hingga kini, keluarga masih mencari keberadaan EJ yang terakhir kali berpamitan menuju wilayah Kecamatan Curug menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna putih bernomor polisi A 4067 XDC.
Keluarga mengaku khawatir lantaran hampir satu bulan berlalu belum ada kabar maupun komunikasi dari EJ. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga mulai mempertanyakan keberadaan korban dan berharap adanya titik terang dari proses penyelidikan kepolisian.
EN, salah satu anggota keluarga, mengatakan laporan kehilangan telah disampaikan ke Polsek Panongan dan saat ini keluarga masih menunggu perkembangan lebih lanjut.
“Sudah dilaporkan ke Polsek Panongan, kami berharap EJ segera ditemukan dalam keadaan baik. Anak korban juga terus menanyakan ibunya,” ujar EN kepada awak media, Jumat (29/5/2026).
Menurut keluarga, sebelum dinyatakan hilang, EJ berpamitan untuk pergi ke wilayah Curug. Namun setelah itu korban tidak lagi dapat dihubungi dan tidak pernah kembali ke rumah.
Kekhawatiran keluarga semakin bertambah setelah beberapa hari lalu rumah korban didatangi seorang pria yang mengaku mengenal EJ. Pria tersebut disebut meminta sejumlah pakaian milik korban dengan alasan akan digunakan untuk beberapa hari ke depan.
“Ada laki-laki datang mengaku teman EJ. Dia mengambil beberapa pakaian dan bilang EJ nanti juga pulang. Tapi saat ditanya keberadaan EJ, orang tersebut tidak banyak bicara,” ungkap EN.
Saat ini, keluarga berharap masyarakat yang mengetahui informasi terkait keberadaan EJ maupun sepeda motor yang dibawanya dapat segera melapor kepada pihak kepolisian atau keluarga.
Sementara itu, Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut dan melakukan upaya pencarian terhadap korban maupun kendaraan yang dibawa saat terakhir terlihat.
“Kami akan berupaya maksimal menindaklanjuti laporan ini. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait korban, agar segera menyampaikan kepada pihak kepolisian,” ujar IPTU Irruandy.
Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian guna memastikan keberadaan EJ serta menelusuri seluruh informasi yang berkaitan dengan hilangnya korban.
Redaksi










