SURABAYA, Ceklisdua.net – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sebuah mobil dan sepeda motor Honda Scoopy terjadi di Jalan Kenjeran Raya nomor 265, Surabaya, Minggu (21/6/2026) sekitar pukul 16.55 WIB. Insiden tersebut mengakibatkan seorang ayah dan anak perempuannya mengalami luka-luka serta kendaraan yang mereka tumpangi mengalami kerusakan.
Peristiwa bermula ketika mobil bernomor polisi (K 1062 QU) melaju di Jalan Kenjeran dari arah barat menuju timur. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi kejadian, kendaraan roda empat tersebut berada di jalur tengah sebelum akhirnya diduga secara tiba-tiba berpindah arah dan membelok ke kiri.
Saat hendak berbelok, pengemudi mobil disebut tidak memberikan isyarat dengan menyalakan lampu sein kiri sebagaimana mestinya. Pada saat yang bersamaan, di sisi kiri belakang melaju sepeda motor Honda Scoopy bernopol Polisi (L 3665 JT), yang dikendarai seorang pria bersama anak perempuannya.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat dan manuver mobil berlangsung secara mendadak, pengendara sepeda motor tidak memiliki cukup ruang maupun waktu untuk menghindar. Benturan keras pun terjadi di badan jalan.
Akibat tabrakan tersebut, pengendara Honda Scoopy bersama anaknya terjatuh dan terpental dari kendaraan. Bahkan motor yang mereka kendarai terlempar hingga menghantam cagak atau tiang penyangga sebuah warung kopi yang berada di lokasi.
Warga sekitar yang mendengar suara benturan langsung menuju lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan. Sejumlah pengendara yang melintas juga tampak memperlambat laju kendaraan karena kondisi korban yang berada di sekitar lokasi kecelakaan.
Korban anak perempuan mengalami luka ringan pada bagian lengan kiri akibat terjatuh ke aspal. Sementara sang ayah mengalami luka-luka pada bagian kaki kiri dan mengeluhkan rasa nyeri setelah benturan terjadi. Beruntung keduanya dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka yang mengancam jiwa.
Selain menyebabkan korban luka, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pada kendaraan roda dua. Bagian depan Honda Scoopy mengalami kerusakan cukup serius. Lampu utama pecah, bodi depan rusak, serta beberapa komponen kendaraan lainnya mengalami keretakan akibat benturan dan saat motor menghantam tiang warung.
Setelah kejadian, korban mencoba meminta penjelasan kepada pengemudi mobil mengenai kronologi insiden yang terjadi. Namun menurut keterangan di lokasi, pengemudi mobil tidak banyak memberikan tanggapan dan lebih banyak terdiam.
Situasi kemudian mencair setelah orang tua pengemudi mobil memberikan jawaban dan melakukan komunikasi dengan pihak korban. Dalam pertemuan di warkop tersebut kedua belah pihak memilih menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan.
Pihak keluarga pengemudi mobil menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Bentuk tanggung jawab yang disepakati meliputi penggantian biaya perbaikan sepeda motor yang rusak serta biaya pengobatan korban yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan.
Penyelesaian secara kekeluargaan masih menjadi langkah yang ditempuh kedua belah pihak. Meski demikian, kejadian tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan berlalu lintas, terutama saat berpindah jalur maupun berbelok. Ucap EKO
Redaksi.










