Peristiwa

Jenazah Pentolan Bonek Andie Peci Dimakamkan di Madiun di Samping Ayahnya

19
×

Jenazah Pentolan Bonek Andie Peci Dimakamkan di Madiun di Samping Ayahnya

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, Ceklisdua.net – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Persebaya Surabaya. Andie Kristianto, yang akrab disapa Andie Peci, meninggal dunia dan dimakamkan di Madiun. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi Bonek dan Bonita karena almarhum dikenal sebagai salah satu figur yang konsisten mengawal perjalanan Green Force, terutama saat klub menghadapi masa-masa sulit hingga kembali berkompetisi secara resmi pada 2017.

 

CEO Persebaya, Azrul Ananda, bersama Manajer Tim Sidik Maulana Tualeka turut mengantarkan almarhum ke tempat peristirahatan terakhir. Sebelumnya, Azrul juga sempat menjenguk Andie saat menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam pertemuan tersebut, Azrul memberikan semangat agar Andie segera pulih. Meski dalam kondisi sakit, Andie masih menyampaikan doa agar Persebaya dapat meraih gelar juara.

 

Sebagai bentuk penghormatan, Persebaya memastikan akan menggelar rangkaian tribute pada laga 99 Anniversary Game menghadapi PSIS Semarang yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (19/7). Penghormatan itu meliputi penggunaan pita hitam oleh pemain, mengheningkan cipta selama satu menit sebelum pertandingan dimulai, pemutaran film pendek yang mengisahkan perjalanan Andie Peci setelah laga usai, penyediaan wall of condolences bagi Bonek dan Bonita, serta sebuah kursi VIP yang akan dikhususkan dengan foto almarhum sebagai simbol bahwa sosoknya akan selalu menjadi bagian dari keluarga besar Persebaya.

 

Bagi Persebaya, Andie Peci bukan sekadar suporter. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh yang berada di garis depan dalam memperjuangkan eksistensi klub ketika menghadapi berbagai persoalan. Dedikasi, loyalitas, dan kecintaannya terhadap Green Force membuat namanya lekat dalam sejarah perjalanan Persebaya.

 

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan. Doa dipanjatkan agar Allah SWT mengampuni dosa-dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan.

 

Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *