SURABAYA, CeklisDua.net – Di tengah hiruk-pikuk aktivitas warung kopi (warkop), sosok perempuan sederhana ini mencuri perhatian. Demi mengais rezeki halal, ia memilih berjualan permen herbal secara berkeliling, menyusuri satu per satu warkop yang ada di jalan raya Kenjeran 31/3/2026
Perempuan tersebut menjajakan Permen Ziplong OB Herbal, produk pereda tenggorokan yang dibuat dari campuran jahe, mint, dan licorice.Permen ini hadir dalam dua varian rasa, yakni klasik dan eucalyptus mint, dengan harga yang relatif terjangkau bagi semua kalangan.
Dengan mengenakan jas hujan berwarna putih sebagai pelindung, ia berjalan kaki dari siang hingga malam hari. Setiap warkop yang disinggahi menjadi tempat ia menawarkan dagangannya kepada para pengunjung. Meski harus berpindah-pindah tempat dan menghadapi berbagai respons, ia tetap konsisten menjalani aktivitas tersebut.
“Ini untuk mencari rezeki, yang penting halal,” ujar perempuan itu singkat saat ditemui di sela-sela aktivitasnya.
Metode penjualan yang dilakukan cukup sederhana, yakni secara eceran langsung kepada konsumen. Ia masuk ke warkop-warkop, menyapa pengunjung, lalu menawarkan permen yang dibawanya. Cara ini dinilai efektif untuk menjangkau pembeli secara langsung, meskipun membutuhkan tenaga dan ketahanan fisik yang tidak sedikit.
Salah satu momen yang menarik terjadi ketika ia menawarkan dagangannya kepada seorang wartawan media Garuda Siber, Bagus Eka. Tanpa ragu, wartawan tersebut membeli permen yang ditawarkan sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha keras sang penjual.
Kisah perempuan ini menjadi potret nyata perjuangan masyarakat kecil dalam mempertahankan hidup. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah, semangat kerja keras dan ketekunan menjadi modal utama untuk terus bertahan.
Keberadaannya juga mengingatkan bahwa di balik kesederhanaan, terdapat keteguhan hati dan tekad kuat untuk tidak menyerah pada keadaan. Ujarnya
Penulis: EKO










