BeritaPeristiwa

Dua Wartawan Telah Mendapati Bocil yang Sedang Tersesat Saat Turun dari Bus AKAS di Jalan Jalan Kenjeran Simpang Empat Surabaya

9
×

Dua Wartawan Telah Mendapati Bocil yang Sedang Tersesat Saat Turun dari Bus AKAS di Jalan Jalan Kenjeran Simpang Empat Surabaya

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, CeklisDua.net – Seorang anak laki-laki berusia sekitar lima tahun ditemukan dalam kondisi kebingungan dan menangis di kawasan Jalan Kenjeran, Tambaksari, Surabaya, Senin (23/3) siang. Anak tersebut diduga tersesat setelah tertinggal rombongannya saat menaiki bus AKAS jurusan Surabaya – Madura.

 

Anak yang diketahui bernama panggilan Putra itu ditemukan oleh seorang wartawan bernama Eko dari media Garudasiber, ceklisdua.net bersama rekannya saat berada di lokasi. Putra diperkirakan berusia sekitar lima tahun dan tinggal di kawasan Perak, Surabaya, bersama kakaknya.

 

Putra diduga tersesat setelah tertidur di dalam bus AKAS. Saat terbangun, ia sudah berada di kawasan Jalan Kenjeran dan tidak menemukan teman-temannya yang sebelumnya bersama dirinya. Dalam kondisi panik, ia turun dari bus di sekitar lampu merah simpang empat Kenjeran dan berjalan hingga ke area warkop di Jl. Kenjeran No. 265 sambil menangis dan meminta pertolongan.

 

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 23 Maret 2026, sekitar pukul 14.31 WIB.

 

Lokasi kejadian berada di Jalan Kenjeran No. 265, wilayah Tambaksari, Surabaya, tepatnya di area parkiran warkop tidak jauh dari simpang empat lampu merah Kenjeran

 

Berdasarkan keterangan awal, sebelum kejadian Putra berada di kawasan Bungurasih bersama sejumlah temannya. Setelah perjalanan menuju arah Perak, ia tertidur di dalam bus. Diduga kuat, saat teman-temannya turun lebih dahulu, Putra masih dalam kondisi tidur sehingga tertinggal di dalam kendaraan hingga akhirnya terbangun di lokasi yang tidak dikenalnya.

 

Mengetahui kondisi anak yang kebingungan, Eko bersama rekannya segera berinisiatif membantu dan menghubungi call center 110. Tidak berselang lama, petugas Polsek Tambaksari. Bhabinkamtibmas wilayah Gading tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

Selanjutnya, Putra dievakuasi ke Mako Polsek Tambaksari, Polrestabes Surabaya, guna mendapatkan perlindungan dan memudahkan proses pencarian keluarga.

 

Saat ditemukan, Putra mengenakan kaos hitam dan celana jeans pendek warna biru. Ia juga membawa tas selempang hitam yang berisi secarik kertas bertuliskan “bantuan”, sebuah ponsel, serta sejumlah uang yang diduga hasil meminta-minta di dalam bus.

 

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar yang sempat ikut membantu menenangkan anak tersebut sebelum petugas datang. Hingga kini, pihak kepolisian masih berupaya menelusuri keberadaan keluarga Putra untuk segera dipertemukan kembali.

 

Penulis: EKO,. S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *