BeritaOrganisasiPemerintah

Ketum ASA Nusantara Tegaskan Proses KUBE Murni Administratif, Tanpa Dukungan Politik Bupati

112
×

Ketum ASA Nusantara Tegaskan Proses KUBE Murni Administratif, Tanpa Dukungan Politik Bupati

Sebarkan artikel ini

Garut, Ceklisdua.net –Ketua Umum ASA Nusantara, Aep Saepullah Mubarok, menyampaikan pernyataan resmi kepada seluruh rekan dan anggota terkait proses pengajuan serta rekomendasi Kelompok Usaha Bersama (KUBE) yang selama ini berjalan. Pernyataan tersebut disampaikan di Garut, Senin (30/12/2025), guna meluruskan berbagai persepsi yang berkembang.

Aep menjelaskan bahwa pengajuan permohonan rekomendasi KUBE kepada Bupati Garut telah dilakukan secara resmi dan disampaikan langsung ke Pendopo pada 24 Mei 2025. Namun, dalam prosesnya, rekomendasi tersebut tidak ditandatangani langsung oleh Bupati, melainkan diteruskan kepada Dinas Sosial Kabupaten Garut untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme administrasi pemerintahan.

“Rekomendasi administratif dari Dinas Sosial Kabupaten Garut kemudian diterbitkan pada 11 Juni 2025, dan selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat pada 13 Juni 2025 sebagai bagian dari tahapan prosedural,” jelas Aep.

Ia menegaskan bahwa rekomendasi yang diberikan bersifat administratif semata, tanpa disertai dukungan atau implikasi politik secara langsung. Seluruh tahapan, kata dia, berjalan dalam koridor tata kelola pemerintahan yang berlaku.

Meski demikian, ASA Nusantara tetap melanjutkan proses pengajuan dengan menyerahkan 33 KUBE ke Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, meskipun rekomendasi yang digunakan berasal dari Dinas Sosial setempat dan bersifat administratif.

“Dalam proses KUBE ini, ASA lebih mengandalkan lobi dan mekanisme internal organisasi, bukan dukungan politik dari Bupati,” tegasnya.

Aep juga menambahkan bahwa hingga saat ini ASA Nusantara belum pernah memperoleh tanda tangan langsung Bupati dalam setiap rencana maupun pengajuan yang diajukan. Menurutnya, bentuk dukungan yang diharapkan sejatinya hanyalah penguatan administratif.

Lebih lanjut, Aep menjelaskan bahwa ASA Nusantara merupakan kelanjutan dari struktur relawan yang sebelumnya mendukung Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU pada Pilkada lalu. Pasca-Pilkada, struktur tersebut kemudian ditetapkan menjadi organisasi Asosiasi Sinergi Akselerasi (ASA) Nusantara dan menjalankan aktivitasnya secara mandiri.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan dan agenda ASA Nusantara hingga saat ini tidak pernah menerima bantuan pendanaan dari Bupati Garut. Seluruh pembiayaan kegiatan bersumber dari patungan dan iuran internal para anggota.

“Semua kegiatan berjalan atas dasar kebersamaan dan komitmen bersama,” pungkasnya.

Pernyataan ini disampaikan agar seluruh rekan dan anggota ASA Nusantara memiliki pemahaman yang sama, utuh, dan tidak terjadi kesalahpahaman di kemudian hari.

 

Tandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *