BeritaPolri

Konten Jalan Terus, Penertiban Mandek: jalan Kenjeran – kedung Cowek Jadi Bukti Lemahnya Pengawasan Yang di Lakukan Satlantas Polrestabes Surabaya

8
×

Konten Jalan Terus, Penertiban Mandek: jalan Kenjeran – kedung Cowek Jadi Bukti Lemahnya Pengawasan Yang di Lakukan Satlantas Polrestabes Surabaya

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, CeklisDua.net – Aktivitas bongkar muat truk di badan Jalan Kenjeran, Surabaya, kembali menuai keluhan dari para pengguna jalan. Truk yang berhenti di pinggir bahkan memakan sebagian badan jalan itu dinilai melanggar aturan parkir dan menjadi salah satu pemicu kemacetan di kawasan yang setiap hari dikenal padat kendaraan. 28/2/2026

Sebuah truk melakukan bongkar muatan langsung di badan jalan, bukan di area parkir atau tempat bongkar muat resmi. Aktivitas tersebut menyebabkan penyempitan arus lalu lintas dan memperlambat laju kendaraan, terutama pada jam sibuk.

Peristiwa itu terjadi di sepanjang Jalan Kenjeran, salah satu jalur utama yang menghubungkan wilayah timur Kota Surabaya dan kerap mengalami kepadatan arus lalu lintas.

Kejadian tersebut berlangsung pada jam-jam padat, saat arus kendaraan meningkat, sehingga dampak kemacetan terasa lebih parah dan merambat ke ruas jalan lainnya.

Truk pengangkut barang sebagai pelaku aktivitas bongkar muat di badan jalan menjadi sorotan. Sementara itu, para pengendara roda dua maupun roda empat menjadi pihak yang dirugikan akibat kemacetan. Warga juga menyoroti peran aparat lalu lintas di bawah naungan Polrestabes Surabaya yang dinilai kurang maksimal dalam melakukan pengawasan dan penindakan.

Diduga minimnya pengawasan di titik rawan kemacetan membuat pelanggaran berlangsung tanpa tindakan tegas. Selain itu, kurangnya kesadaran sopir dan pengusaha angkutan barang terhadap aturan lalu lintas turut memperparah situasi. Padahal, kawasan tersebut hampir setiap hari dipastikan padat merambat.

Akibat aktivitas bongkar muat di badan jalan, arus lalu lintas tersendat. Kendaraan harus bergantian melintas karena sebagian badan jalan tertutup truk. Kondisi ini memicu antrean panjang dan meningkatkan risiko kecelakaan. Para pengendara mengaku kecewa karena situasi tersebut dinilai bukan kejadian pertama, melainkan berulang.

Sejumlah pengguna jalan berharap aparat lalu lintas Polrestabes Surabaya bertindak lebih tegas dan konsisten di lapangan, bukan sekadar imbauan atau konten tiktok. Penertiban rutin di titik rawan kemacetan dinilai penting agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait penindakan terhadap aktivitas bongkar muat di badan Jalan Kenjeran tersebut. Warga berharap ada langkah konkret untuk mengurai kemacetan dan menegakkan aturan demi kenyamanan bersama.

Pewarta: EKO, S.H.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *