Kemuning Legok, Ceklisdua.net – Di penghujung Juli 2025, suasana Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, terasa lebih hangat dari biasanya. Sebanyak 18 mahasiswa dan mahasiswi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tiba dengan semangat membara untuk memulai perjalanan pengabdian melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 144 Abhiseva. (2/08/2025).
Dipimpin oleh Bayn Waried sebagai ketua kelompok, para mahasiswa hadir bukan hanya untuk belajar, tetapi juga untuk menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat desa. Mereka datang membawa gagasan, harapan, dan tekad untuk turut serta membangun kemandirian masyarakat dari akar rumput.
Kehadiran para mahasiswa disambut penuh kehangatan oleh warga dan aparatur desa. Dalam sebuah seremoni sederhana namun sarat makna pada 30 Juli 2025, Kepala Desa Kemuning, Bapak Dadang, secara resmi membuka rangkaian kegiatan KKN. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas kehadiran para mahasiswa sebagai bagian dari upaya kolaboratif membangun desa. “Semoga kegiatan ini menjadi ladang ilmu dan pengabdian yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Ketua Karang Taruna Desa Kemuning, Bapak Hendri Gendrot, turut hadir memberikan dukungan dan membuka ruang kolaborasi. Ia menegaskan kesiapan Karang Taruna untuk bergandengan tangan dalam menyukseskan program-program yang akan dijalankan, terutama di bidang sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan pemuda.
Langkah awal kegiatan KKN diawali dengan pemetaan potensi desa, observasi lapangan, serta kunjungan langsung ke rumah-rumah warga. Aktivitas ini menjadi fondasi penting untuk memahami realitas kehidupan masyarakat secara utuh—mulai dari aspek sosial, budaya, ekonomi, hingga potensi lokal yang bisa dikembangkan. Dengan pendekatan partisipatif dan dialog yang terbuka, mahasiswa merancang berbagai program kerja yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat, seperti edukasi berbasis komunitas, pembinaan keagamaan, peningkatan kesadaran lingkungan, kesehatan preventif, hingga pemberdayaan UMKM.
Dalam semangat gotong royong dan nilai humanisme Islam, para mahasiswa UIN Jakarta berkomitmen menjalani pengabdian ini selama satu bulan ke depan dengan sepenuh hati. Mereka tak hanya menjadi tamu di Desa Kemuning, melainkan bagian dari keluarga besar yang bersama-sama menapaki jalan menuju perubahan.
Kegiatan KKN ini bukan hanya tentang membagi ilmu, tetapi juga tentang belajar dari kehidupan, tentang mendengar lebih banyak daripada berbicara, dan tentang menjadi bermanfaat di tempat yang paling membutuhkan.
GANDI_gondrong










