BeritaPeristiwa

Mobil SPPG Desa Sundoluhur Tubruk Rumah Warga Akibat Kelalaian Diselesaikan Secara Kekeluargaan

10
×

Mobil SPPG Desa Sundoluhur Tubruk Rumah Warga Akibat Kelalaian Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Sebarkan artikel ini

PATI, Ceklisdua.net – Sebuah mobil operasional pengantar makanan milik SPPG 133 Desa Sundoluhur, Kecamatan Kayen, menabrak rumah warga, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Kecelakaan tunggal itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.

 

Namun demikian, kejadian ini langsung membuat heboh warga sekitar. Sebab tak berselang lama, puluhan warga langsung menggeruduk di lokasi kejadian.

 

Peristiwa terjadi di rumah Kasmini (60), Desa Sundoluhur RT 14 RW 02, Kecamatan Kayen. Saat kejadian, rumah ditempati pamannya, Saliman (91), yang sedang berada di lokasi.

 

Berdasarkan keterangan Polsek Kayen, kendaraan yang terlibat adalah Daihatsu Grand Max milik SPPG 133 di bawah Yayasan Nutrisi Harapan Bangsa. Mobil dikemudikan IT (31), warga Desa Galuk RT 01 RW 02, Kecamatan Kedungtuban, Blora. Pengemudi dalam kondisi sehat dan tidak luka.

 

“Pengemudi bermaksud memarkirkan kendaraan, namun sandal yang dipakainya tersangkut pada pedal gas. Akibatnya mobil terus melaju dan menabrak bagian depan rumah warga,” ujar ujar Kapolsek Kayen, AKP Parsa.

 

Benturan merusak pintu depan rumah serta sejumlah perabot di dalamnya. Beruntung penghuni rumah selamat.

 

Kerugian materiil ditaksir sekitar Rp10 juta. Petugas yang datang ke lokasi langsung melakukan pengecekan, meminta keterangan saksi, dan mendata kerusakan.

 

AKP Parsa menambahkan, cuaca saat kejadian cerah. Pengemudi dipastikan tidak dalam pengaruh alkohol atau zat berbahaya. Kecelakaan murni akibat kelalaian pengemudi.

 

“Permasalahan ini telah dimusyawarahkan kedua belah pihak. Pemilik rumah dan pihak SPPG sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan, termasuk ganti rugi atas kerusakan,” tegasnya.

 

Untuk diketahui bahwa letak SPPG Sundoluhur 03 berada tepat di seberang rumah yang ditinggali Saliman. Aktivitas para pekerja masih berlangsung. Namun, saat Kepala SPPG Sundoluhur 03 mau ditemui, tak berkenan untuk dimintai keterangan oleh awak media.

 

Terpantau, terparkir 8 sepeda motor di depan SPPG. Dan, pintu gerbang SPPG Sundoluhur 03 ditutup rapat.

 

Sementara, dari keterangan Ketua Rukun Tetangga (RT) 14/Rukun Warga (RW) 02, Desa Sundoluhur, Sugihartono, warga terkejut dengan peristiwa itu. Tak ada yang mengira mobil yang awalnya terparkir di depan SPPG yang letaknya di seberang rumah itu meluncur dengan kecepatan tinggi.

 

“Selepas nganter nasi dari MBG, ceritanya udah parkir di depan situ, karena di tengah mau ditepikan oleh kepalanya mungkin dia belum pandai nyetir. Tancap gas langsung nabrak rumah ini,” ucapnya di lokasi kejadian, Rabu, 3 Juni 2026.

 

“Warga marah sih tentu, tapi kita kan kalau di sini kekeluargaan yang penting ganti rugi ada. Enggak ada korban, selamat,” imbuh Sugihartono.

 

Diketahui, pemilik asli rumah ini berada di luar daerah. Saliman berada di rumah untuk menjaganya. Warga sempat panik melihat kejadiannya, karena ternyata Saliman sudah mengalami gangguan pendengaran. Bahkan Saliman tak menyadari waktu tidur terlelap di dalam rumah.

 

“Ini yang punya keluarga merantau semu. Ini sementara yang jaga Mbah Saliman, alhamdulillah selamat saat tidur,” pungkasnya.

 

Annisa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *