BeritaPolri

Pohon Bambu Tumbang Tutupi Aliran Sungai, Polsek Tlogowungu Bergerak Cepat Bersama Warga Wonorejo

26
×

Pohon Bambu Tumbang Tutupi Aliran Sungai, Polsek Tlogowungu Bergerak Cepat Bersama Warga Wonorejo

Sebarkan artikel ini

Pati, Ceklisdua.net – Bencana alam berupa pohon bambu tumbang terjadi di aliran sungai wilayah Desa Wonorejo, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati, Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Peristiwa ini dipicu curah hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir, sehingga bambu roboh dan menutup aliran sungai. Personel Polsek Tlogowungu bersama warga langsung bergerak cepat melakukan penanganan agar tidak menimbulkan dampak lanjutan.

Salah satu perangkat Desa Wonorejo, menyampaikan apresiasinya atas respons cepat kepolisian. Ia menilai kehadiran polisi di lokasi memberikan rasa aman bagi masyarakat. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Polsek Tlogowungu. Begitu dilaporkan, polisi langsung datang dan bersama warga membersihkan sungai. Ini membuat kami merasa lebih tenang,” ujarnya.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Tlogowungu AKP Mujahid menjelaskan bahwa pohon bambu yang tumbang berpotensi menghambat aliran air dan memicu genangan jika tidak segera ditangani. “Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung mengerahkan personel untuk mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi bersama warga,” ujar AKP Mujahid.

Ia menambahkan, proses evakuasi dipimpin langsung oleh Wakapolsek Tlogowungu IPTU Sudiyanto, S.H., dengan cara memotong dan memindahkan batang-batang bambu yang menutup aliran sungai. “Langkah cepat ini kami lakukan agar aliran sungai kembali normal dan risiko banjir bisa dicegah,” kata AKP Mujahid.

Menurut AKP Mujahid, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi yang kuat antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. “Penanganan bencana akan lebih efektif apabila dilakukan secara bersama-sama. Partisipasi warga Desa Wonorejo sangat membantu kelancaran kegiatan di lapangan,” tuturnya.

AKP Mujahid juga menegaskan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga pada situasi kemanusiaan. “Ini adalah bagian dari tugas kami untuk hadir, membantu, dan memastikan keselamatan warga saat terjadi bencana alam,” tegasnya.

Lebih lanjut, AKP Mujahid mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi. “Kami mengingatkan warga untuk waspada terhadap hujan lebat dan angin kencang yang dapat menyebabkan pohon tumbang, longsor, maupun banjir,” ujarnya.

Ia berharap kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian terhadap lingkungan sekitar. “Dengan kepedulian dan kebersamaan, potensi bencana dapat diminimalisir sejak dini. Polsek Tlogowungu akan terus siap siaga memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat,” pungkas AKP Mujahid.

 

Zae

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *