BeritaPolri

Polresta Pati Matangkan Pengamanan Lebaran melalui Latpra Ops Ketupat Candi 2026

10
×

Polresta Pati Matangkan Pengamanan Lebaran melalui Latpra Ops Ketupat Candi 2026

Sebarkan artikel ini

Pati, CeklisDua.net – Polresta Pati menggelar Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Ketupat Candi 2026 sebagai langkah awal mempersiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026 mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai di Ruang Rapat Sanika Satyawada Polresta Pati. Latihan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi dan diikuti oleh para pejabat utama serta personel yang terlibat dalam operasi.

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Wakapolresta Pati Kompol Anwar, Karendal Opsresta AKP Nanda Priyambada beserta anggota, para pejabat utama Polresta Pati, Kaposko Resta AKP Karsono beserta anggota, para Kasatgas Ops, Kapospam, Kaposyan, para Kapolsek jajaran Polresta Pati, serta personel yang dilibatkan dalam Operasi Ketupat Candi 2026.

Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Candi merupakan agenda strategis Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama momentum Lebaran. Ia meminta seluruh personel yang terlibat mempersiapkan diri secara maksimal agar pengamanan berjalan efektif dan profesional.

“Kita harus menyukseskan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 ini secara bersama-sama. Seluruh personel harus memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing agar pengamanan dapat berjalan optimal,” ujar Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan personel, tetapi juga oleh kesungguhan dalam menjalankan setiap tahapan pengamanan di lapangan. Oleh karena itu, seluruh anggota diminta bekerja secara maksimal dan penuh tanggung jawab.

“Penekanan dari pimpinan, khususnya Kapolda Jawa Tengah, pelaksanaan Operasi Ketupat Candi tahun ini harus dilakukan secara all out dan bersungguh-sungguh. Artinya kita harus benar-benar siap dalam segala aspek,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta juga menegaskan bahwa selama pelaksanaan operasi berlangsung tidak ada personel yang diperkenankan mengambil cuti. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan kekuatan personel tetap optimal dalam menghadapi potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama masa mudik dan libur Lebaran.

“Selama operasi berlangsung tidak ada anggota yang cuti, baik yang terlibat langsung maupun yang tidak terlibat dalam sprint operasi. Ini demi menjaga kesiapsiagaan kita dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain kesiapan internal, Kapolresta Pati juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan berbagai instansi terkait guna mendukung kelancaran pengamanan. Sinergitas lintas sektor dinilai menjadi kunci keberhasilan Operasi Ketupat Candi, terutama dalam mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan.

“Kita harus membangun kolaborasi dan sinergi dengan seluruh instansi terkait agar pelaksanaan operasi berjalan lancar dan masyarakat dapat merasakan kehadiran negara dalam memberikan rasa aman,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Pati juga menyoroti pemanfaatan kemajuan teknologi dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat, salah satunya melalui layanan call center 110 Polri yang dapat diakses masyarakat secara gratis selama 24 jam. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk melaporkan kejadian darurat, gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, hingga meminta bantuan kepolisian secara cepat.

“Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau melihat adanya gangguan kamtibmas selama arus mudik maupun Lebaran, silakan segera menghubungi call center 110. Layanan ini aktif 24 jam dan siap merespons laporan masyarakat dengan cepat,” terang Kombes Pol Jaka Wahyudi.

Selain itu, Kapolresta juga menambahkan bahwa kemajuan teknologi seperti chatbot layanan kepolisian turut membantu mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi maupun layanan kepolisian.

“Dengan adanya inovasi layanan digital seperti chatbot dan call center 110, masyarakat akan lebih mudah mendapatkan informasi maupun bantuan dari kepolisian secara cepat dan tepat,” pungkasnya.

 

Zae, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *