Pati, Jawa Tengah, Ceklisdua.net – Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polresta Pati meluncurkan operasi kemanusiaan intensif pada Jumat (17/1/2026) di Desa Bumirejo, Kabupaten Pati. Tim gabungan ini berhasil mengevakuasi warga rentan seperti lansia dan anak-anak, sekaligus mendistribusikan obat-obatan, vitamin, masker, serta perlengkapan P3K ke wilayah yang masih terendam banjir.
Sejak pagi, personel Sat Polairud dikerahkan dengan perahu karet untuk menjangkau permukiman terisolasi. Banjir yang melanda sejak beberapa hari lalu tidak hanya menghambat mobilitas warga, tapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan akibat air kotor.
Kapolresta Pati, melalui Kasat Polairud Kompol Hendrik Irawan, menegaskan operasi ini sebagai wujud kehadiran negara di saat musibah. “Kami bergerak cepat untuk evakuasi dan pemenuhan kebutuhan kesehatan warga Desa Bumirejo. Banjir berpotensi memicu penyakit, jadi prioritas utama adalah perlindungan masyarakat,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Kompol Hendrik menambahkan, personel tetap disiagakan penuh untuk patroli dan pemantauan berkelanjutan. “Kami koordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait agar bantuan tepat sasaran. Operasi ini berlanjut hingga air surut dan kondisi aman,” tegasnya.
Warga Desa Bumirejo ramai menyampaikan apresiasi atas respons cepat polisi. “Kehadiran Sat Polairud sangat membantu kami yang kesulitan bergerak dan butuh obat. Ini memberi rasa aman di tengah banjir,” kata salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
Kompol Hendrik juga mengimbau masyarakat tetap waspada. “Jangan memaksakan aktivitas di area tergenang dan segera lapor jika butuh bantuan. Keselamatan bersama prioritas utama,” pesannya.
Operasi ini mencerminkan komitmen Polri dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, khususnya di tengah bencana alam seperti banjir yang kerap melanda wilayah Jawa Tengah.
(Zae/Hms)










