BeritaPolri

Satlantas Polresta Pati Gelar Giat Simpatik Ops Keselamatan Candi 2026, Edukasi dan Apresiasi Pengguna Jalan

6
×

Satlantas Polresta Pati Gelar Giat Simpatik Ops Keselamatan Candi 2026, Edukasi dan Apresiasi Pengguna Jalan

Sebarkan artikel ini

Pati, Ceklisdua.net — Satuan Lalu Lintas Polresta Pati menggelar kegiatan simpatik bersama para stakeholder dalam rangka Operasi Keselamatan Candi 2026 di Jalan Kolonel Sunandar, tepatnya di depan GOR Pesantenan Pati, Kamis (5/2/2026) sore. Kegiatan ini menyasar penguatan budaya tertib berlalu lintas melalui pendekatan persuasif dan edukatif kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 hingga 17.15 WIB itu melibatkan personel gabungan dari Satgas Ops Keselamatan Candi 2026, Pom TNI, Dinas Perhubungan, UPPD, serta Jasa Raharja. Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci untuk menghadirkan pelayanan publik yang terintegrasi langsung di lapangan.

Kapolresta Pati melalui Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok, mengatakan kegiatan simpatik ini dirancang sebagai ruang interaksi langsung antara petugas dan pengguna jalan. “Kami ingin masyarakat tidak hanya ditindak, tetapi juga diedukasi dan diapresiasi ketika sudah tertib berlalu lintas,” katanya.

Ia menjelaskan, dalam giat tersebut petugas melakukan sosialisasi keselamatan, membagikan souvenir bagi pengendara yang patuh, menghadirkan layanan Samsat keliling, hingga memberikan teguran simpatik bagi pelanggar ringan. “Pendekatan humanis seperti ini diharapkan lebih mengena dan menumbuhkan kesadaran dari dalam diri pengguna jalan,” ujarnya.

Menurut Kompol Riki, selama kegiatan berlangsung tercatat pembagian 25 souvenir, pelayanan pajak kendaraan bermotor kepada 7 wajib pajak, serta pemberian 11 teguran simpatik. “Kami juga tetap melakukan penegakan hukum secara selektif, khususnya terhadap pelanggaran yang berdampak besar pada keselamatan seperti penggunaan knalpot brong,” tegasnya.

Ia menambahkan, satu pelanggaran knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis ditindak tilang dalam kegiatan tersebut. “Penindakan ini bukan untuk menghukum semata, tetapi sebagai pesan kuat bahwa kebisingan dan modifikasi berlebihan berpotensi mengganggu ketertiban dan memicu konflik di jalan,” tandas Kompol Riki.

Lebih jauh, Kompol Riki menekankan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 bertujuan menekan angka kecelakaan dan fatalitas lalu lintas melalui kombinasi edukasi, pelayanan, dan penegakan hukum. “Keselamatan adalah kebutuhan bersama, sehingga kolaborasi dengan stakeholder dan partisipasi masyarakat menjadi kunci keberhasilannya,” pungkasnya.

Salah satu pengguna jalan yang menerima souvenir, Debora Ratnawati (41), mengaku kegiatan ini memberi kesan positif. “Saya merasa dihargai karena sudah tertib, bukan hanya ditakut-takuti. Pendekatan seperti ini membuat orang lebih sadar untuk patuh,” katanya.

Dengan model kegiatan simpatik yang dikombinasikan dengan layanan publik dan penindakan terukur, Satlantas Polresta Pati berharap Operasi Keselamatan Candi 2026 mampu membangun ekosistem lalu lintas yang lebih aman, tertib, dan beradab di wilayah Kabupaten Pati.

Zae, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *