Tangerang, Ceklisdua.net – Suasana haru dan kekeluargaan menyelimuti acara penutupan pengajian rutin di Majelis Taklim Azzaitun pada Minggu, 8 Februari 2026. Penutupan sementara ini dilakukan dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari.
Pesan Keistiqomahan dari Pimpinan Pengajian
Ustadz Rohali, selaku ketua pengajian, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh murid yang telah istiqomah hadir menimba ilmu setiap harinya.
“Meskipun kita libur sementara untuk pengajian rutin, saya berharap silaturahmi antara guru dan murid tidak boleh terputus. Terlebih kita akan memasuki bulan suci Ramadhan yang penuh berkah,” ujar beliau.
Apresiasi Orang Tua dan Pengajar
Kebanggaan juga dirasakan oleh para orang tua murid. Ibu Rodiah, salah satu perwakilan wali murid, mengungkapkan rasa syukurnya melihat perkembangan mental sang anak. Menurutnya, kegiatan ini sangat mendidik karena melatih keberanian anak-anak untuk tampil di panggung, melantunkan ayat suci Al-Qur’an, hingga berdakwah.
Senada dengan hal tersebut, Sri Rahmawati (yang akrab disapa Teh Atun), salah satu pengajar di Majelis Taklim Azzaitun, merasa bangga bisa mendidik generasi muda.
Visi: Membentuk pribadi remaja yang berani tampil di depan publik.
Misi: Menyiapkan kader dakwah Islam yang percaya diri sejak dini.
Penutup yang Khidmat
Acara diakhiri dengan sesi doa bersama dan muhasabah diri. Isak tangis haru pecah saat para guru dan murid saling berjabat tangan untuk bermaaf-maafan. Sebagai penutup, warga dan jamaah melakukan makan bersama secara sederhana atau mayoritas (makan bersama dari bawaan warga) sebagai simbol kasih sayang dan kebersamaan yang erat.










