Surabaya, Ceklisdua.net – Setiap hari, Jalan Tambak Wedi, Surabaya, berubah menjadi dapur terbuka pengolahan ikan pari. Sejak pagi hingga menjelang sore, aktivitas pembakaran ikan berlangsung tanpa henti. Sedikitnya lima kuintal ikan pari dibakar setiap hari di kawasan ini sebelum didistribusikan ke Pasar Pabean, pusat perdagangan ikan terbesar di Surabaya. 27/11/2025
Ikan pari segar yang didatangkan dari berbagai daerah pesisir tersebut dibersihkan, dipotong, lalu dibakar secara massal menggunakan tungku besar. Asap pembakaran mengepul di sepanjang jalan, menjadi penanda khas aktivitas ekonomi yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Setelah proses pembakaran selesai, ikan pari disortir dan dikemas secara sederhana untuk kemudian dikirim ke Pasar Pabean, tempat ikan-ikan tersebut diperjualbelikan kepada pedagang besar maupun pengecer. Dari pasar itu, ikan pari bakar Tambak Wedi menyebar ke berbagai pasar tradisional dan lapak kuliner di Surabaya dan sekitarnya.
Bagi warga setempat, aktivitas ini menjadi sumber penghidupan utama. Namun di sisi lain, pembakaran ikan dalam skala besar. Tambak Wedi pun tak sekadar menjadi kawasan permukiman pesisir, melainkan simbul penting rantai pasok ikan pari yang menopang denyut perdagangan ikan di Pasar Pabean.
Penulis: EKO, S.H.










