BeritaPolri

Tim Psikologi Polda Jateng Gelar Trauma Healing untuk Korban Banjir di Pati, Anak-anak Dibuat Ceria di Pengungsian

27
×

Tim Psikologi Polda Jateng Gelar Trauma Healing untuk Korban Banjir di Pati, Anak-anak Dibuat Ceria di Pengungsian

Sebarkan artikel ini

Pati, Ceklisdua.net – Tim Psikologi Biro SDM Polda Jawa Tengah bersama Konselor Polresta Pati menggelar kegiatan trauma healing dan bakti sosial bagi korban banjir di Kabupaten Pati, Kamis (22/1/2026) pukul 10.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menyasar empat posko pengungsian, yakni Balai Desa Bumirejo, Balai Desa Kedungpancing, Balai Desa Doropayung, serta Balai Masyarakat Desa Kudukeras.

 

Rombongan dipimpin langsung Kabag Psikologi Biro SDM Polda Jateng AKBP Ahli Rumekso, didampingi jajaran psikolog kepolisian. Dari Polresta Pati, kegiatan dihadiri Kabag SDM Polresta Pati Kompol Agunging Tyas Widya Aryani, Kapolsek Juwana Iptu Mudofar, personel Satpolairud, Polsek Juwana, serta tim trauma healing Polresta Pati.

 

Fokus utama kegiatan adalah pendampingan psikologis bagi anak-anak korban banjir. Tim melakukan pendekatan komunikatif dengan mengajak anak-anak bermain, memberikan game edukatif, serta membagikan bingkisan makanan dan snack untuk mengurangi rasa trauma dan kejenuhan selama berada di pengungsian. Masyarakat pengungsi menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas adanya kegiatan trauma healing ini karena dinilai sangat membantu memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak banjir.

 

“Anak-anak merupakan kelompok paling rentan secara psikologis saat terjadi bencana. Karena itu, trauma healing menjadi sangat penting agar mereka tetap ceria dan tidak mengalami tekanan mental berkepanjangan,” kata Kabag SDM Polresta Pati Kompol Agunging Tyas Widya Aryani mewakili Kapolresta Pati.

 

Selain anak-anak, tim juga memberikan motivasi kepada para pengungsi dewasa agar tetap menjaga kebersihan, kesehatan, serta semangat dalam menjalani aktivitas di posko. Edukasi sederhana seperti menjaga kebersihan diri, membuang sampah pada tempatnya, dan menerapkan pola hidup sehat turut disampaikan oleh tim psikolog.

 

“Kami ingin kehadiran Polri tidak hanya dirasakan dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam pemulihan mental masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Kompol Agunging.

 

Dalam kegiatan tersebut, Bag Psikologi Biro SDM Polda Jateng juga menyalurkan bantuan sembako kepada para pengungsi. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban kebutuhan dasar warga yang terdampak banjir.

 

“Bantuan sembako ini adalah bentuk empati dan kepedulian kami terhadap warga. Harapannya bisa membantu memenuhi kebutuhan harian mereka di tengah kondisi darurat,” jelasnya.

 

Hasil kegiatan menunjukkan dampak positif. Anak-anak terlihat antusias, ceria, dan aktif mengikuti seluruh rangkaian permainan yang diberikan tim trauma healing. Para pengungsi pun menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan psikologis yang dilakukan oleh jajaran Polri.

 

“Kami sangat bersyukur, respons masyarakat luar biasa. Mereka merasa diperhatikan dan didampingi, ini menjadi energi positif untuk proses pemulihan pascabencana,” tutup Kompol Agunging.

 

(Zae/Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *