BeritaPolri

Valet Ride dan Chatbot Si Polan Jadi Inovasi Pelayanan Polda Jateng dalam Ops Ketupat Candi 2026

14
×

Valet Ride dan Chatbot Si Polan Jadi Inovasi Pelayanan Polda Jateng dalam Ops Ketupat Candi 2026

Sebarkan artikel ini

Kota Semarang, CeklisDua.net – Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polda Jawa Tengah menghadirkan dua program unggulan yakni Valet Ride dan Chatbot Si Polan yang menjadi bagian dari Operasi Ketupat Candi 2026.

Kedua program ini dihadirkan sebagai bentuk inovasi pelayanan safety dan hospitality dari kepolisian guna mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik, khususnya bagi pemudik sepeda motor serta masyarakat yang membutuhkan akses informasi cepat selama perjalanan.

Dalam keterangannya Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Artanto menjelaskan bahwa program Valet Ride kembali disiapkan sebagai alternatif perjalanan yang lebih aman bagi pemudik sepeda motor yang melintasi wilayah Jawa Tengah.

“Tahun lalu Valet Ride cukup sukses dalam melayani masyarakat, animo pemudik sepeda motor yang mengikuti program ini cukup tinggi. Oleh karena itu tahun ini program Valet Ride kami hadirkan kembali di tahun ini,” ujarnya d Mapolda Jateng (Jumat, 13/3/2026).

Program ini akan mulai diberlakukan selama masa arus mudik Lebaran dengan titik keberangkatan berada di Nasmoco Brebes, di mana sepeda motor para pemudik akan diangkut menggunakan kendaraan towing, sementara pemudik dapat melanjutkan perjalanan menggunakan bus yang telah disediakan menuju Kota Semarang.

Kabid Humas menjelaskan, pada pelaksanaan tahun ini Polda Jateng juga menambah jumlah armada guna meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat.

“Pada program Valet Ride tahun ini kami menambah jumlah armada sehingga dalam setiap pemberangkatan disiapkan 10 unit bus untuk pemudik dan 10 unit kendaraan towing untuk mengangkut sepeda motor,” jelas nya.

Dalam satu hari, program ini akan melayani tiga gelombang pemberangkatan dari Brebes menuju Semarang guna mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut. Tercatat hingga saat ini sudah ratusan masyarakat yang mendaftar secara online program yang disediakan secara gratis tersebut.

Pemudik yang ingin memanfaatkan program ini dapat melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui mekanisme yang telah disiapkan oleh panitia, sebelum datang ke lokasi keberangkatan di Nasmoco Brebes pada hari pelaksanaan.

Menurut Kabid humas, program ini dihadirkan sebagai upaya mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi pada perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor, terutama pada momentum arus mudik Lebaran.

“Karena titik lelah pemudik terutama pengendara sepeda motor dari arah barat ada diantara Cirebon-Brebes. Oleh karena itu kami program ini kami hadirkan untuk memberi jaminan keselamatan dan kenyamanan bagi pemudik roda dua sehingga aman dan nyaman dalam perjalanan,” jelasnya.

Selain layanan tersebut, Polda Jateng juga menghadirkan inovasi pelayanan berbasis digital melalui Chatbot Si Polan yang dapat diakses masyarakat melalui aplikasi WhatsApp. Layanan ini merupakan bagian dari sistem Travel Assistance Corridor (TAC) yang dikembangkan oleh Ditlantas Polda Jawa Tengah untuk membantu memandu para pemudik selama perjalanan melintasi wilayah Jawa Tengah.

Melalui layanan ini, masyarakat dapat berkomunikasi dengan petugas secara realtime untuk memperoleh berbagai informasi yang dibutuhkan selama perjalanan mudik.

Kabid Humas menjelaskan bahwa melalui Chatbot Si Polan, masyarakat dapat memperoleh berbagai layanan dan informasi penting secara cepat dan praktis.

“Dalam layanan chatbot ini pemudik dapat berkomunikasi langsung dengan petugas secara realtime untuk memperoleh informasi arus lalu lintas, saran rute perjalanan, jalur alternatif, lokasi pos pelayanan hingga berbagai layanan kepolisian lainnya,” terangnya

Dengan adanya sistem Travel Assistance Corridor yang terintegrasi dalam layanan chatbot tersebut, para pemudik diharapkan dapat menempuh perjalanan dengan lebih aman, nyaman dan selamat sampai tujuan.

Selain kedua program unggulan tersebut, masyarakat juga tetap dapat memanfaatkan layanan darurat kepolisian melalui Call Center 110 serta berbagai fasilitas hospitality yang tersedia di pos pengamanan, pos pelayanan maupun rest area di sepanjang jalur mudik di wilayah Jawa Tengah.

Ia menegaskan bahwa seluruh inovasi pelayanan ini merupakan bentuk komitmen Polda Jawa Tengah untuk memberikan rasa aman serta kenyamanan kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik.

“Semua upaya ini kami lakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat yang melaksanakan mudik di wilayah Jawa Tengah. Kami berkomitmen menghadirkan safety dan hospitality bagi seluruh masyarakat dan pemudik yang melintasi wilayah Jawa Tengah,” tegas Kombes. Artanto

Melalui berbagai inovasi pelayanan tersebut, Polda Jawa Tengah berharap masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan lebih aman, nyaman serta selamat hingga sampai ke tujuan dan kembali berkumpul bersama keluarga pada momentum Hari Raya Idul Fitri.

 

 

Zae, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *