BeritaPolri

Cegah Kecelakaan di Jalur Pantura Pati, Polisi Bersihkan Tumpahan Tanah

11
×

Cegah Kecelakaan di Jalur Pantura Pati, Polisi Bersihkan Tumpahan Tanah

Sebarkan artikel ini

Pati, Ceklisdua.net — Tumpahan tanah bercampur sampah yang menutupi ruas Jalan Raya Pati–Kudus Km 4,5, tepatnya di Desa Pegandan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Kamis (29/1) sekira pukul 16.00 WIB, sempat mengganggu kelancaran lalu lintas. Kondisi jalan yang licin dan berdebu bahkan menuai keluhan warga dan viral di media sosial karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Menindaklanjuti situasi tersebut, jajaran Polsek Margorejo bersama Sat Samapta Polresta Pati langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pembersihan demi mencegah potensi kecelakaan.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Margorejo AKP Dwi Kristiawan mengatakan, langkah cepat itu dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat serta ramainya keluhan di media sosial.

“Kami tidak ingin potensi kecelakaan terjadi karena kondisi jalan yang kotor dan licin, sehingga langsung kami tangani,” ujarnya.

Dalam proses penanganan, petugas menggunakan watercanon milik Sat Samapta Polresta Pati untuk menyemprot dan membersihkan tanah serta debu yang menempel di badan jalan.

“Watercanon digunakan untuk memastikan sisa tanah dan debu benar-benar hilang sehingga tidak membahayakan pengendara,” jelas AKP Dwi Kristiawan.

Dari hasil penelusuran kepolisian, tanah yang tercecer diketahui berasal dari aktivitas pemerataan lahan di sisi utara jalan yang akan digunakan untuk pembangunan depo air mineral. Material tersebut diangkut menggunakan truk menuju lokasi pembuangan, namun sebagian tanah terselip di ban dan bak kendaraan sehingga jatuh dan menutupi badan jalan.

AKP Dwi Kristiawan menjelaskan, kejadian ini dipicu oleh kelalaian teknis saat proses pengangkutan material.

Untuk memastikan pembersihan berjalan aman dan tidak menimbulkan kemacetan, petugas memberlakukan pengalihan arus lalu lintas sepanjang sekitar 150 meter mulai pukul 17.30 WIB hingga kegiatan selesai.

“Kami lakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan dan agar proses pembersihan bisa berjalan dengan aman dan tertib,” kata AKP Dwi Kristiawan.

Kegiatan tersebut melibatkan satu pleton Sat Samapta Polresta Pati dan lima personel Polsek Margorejo yang tidak hanya membersihkan jalan, tetapi juga mengatur arus kendaraan di lokasi.

“Sinergi personel ini penting agar keselamatan pengguna jalan tetap terjaga selama proses berlangsung,” ujarnya.

Sekitar pukul 18.40 WIB, proses pembersihan dinyatakan selesai dan arus lalu lintas kembali dibuka normal. Ruas jalan yang sebelumnya tertutup tanah kini sudah bersih dan aman untuk dilalui.

AKP Dwi Kristiawan memastikan selama kegiatan berlangsung tidak terjadi insiden dan situasi tetap kondusif.

Sebagai langkah pencegahan, Polsek Margorejo juga mengingatkan pihak pengangkut material agar lebih memperhatikan keamanan muatan saat melintasi jalur nasional.

“Kami minta pihak pengangkut lebih bertanggung jawab memastikan muatan tidak tercecer di jalan, karena itu sangat membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan,” tutup AKP Dwi Kristiawan.

Zae, C.BJ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *