SURABAYA, Ceklisdua.net – Lapak Seblak Bandung di kawasan Taman Apsari, Kota Surabaya, dipadati pembeli pada Jumat sore (23/7/2026). Meningkatnya jumlah pengunjung yang datang untuk bersantai di ruang terbuka hijau tersebut membawa berkah bagi para pedagang kuliner, termasuk penjual seblak yang menjadi salah satu favorit warga.
Sejak menjelang sore, antrean pembeli mulai terlihat di depan gerobak Seblak Bandung. Pengunjung yang didominasi keluarga, remaja, hingga pekerja yang baru pulang beraktivitas silih berganti memesan menu dengan tingkat kepedasan sesuai selera. Sebagian memilih menikmati seblak di area taman, sementara lainnya membawa pulang pesanannya.
Pemilik lapak, mengatakan waktu paling ramai terjadi pada sore hingga malam hari, terutama saat cuaca cerah dan Taman Apsari dipenuhi masyarakat yang berolahraga maupun sekadar bersantai.
“Kalau sore memang paling ramai. Banyak pengunjung taman yang datang setelah bekerja atau mengajak keluarga, lalu mampir membeli seblak,” ujarnya.
Menurutnya, tingginya minat pembeli dipengaruhi cita rasa seblak khas Bandung yang gurih, pedas, serta harga yang terjangkau. Dalam kondisi ramai, pesanan datang hampir tanpa jeda sehingga ia bersama karyawan harus bekerja lebih cepat untuk melayani pembeli.
Ramainya lapak seblak tersebut menunjukkan keberadaan Taman Apsari tidak hanya menjadi ruang publik bagi masyarakat untuk beraktivitas, tetapi juga menggerakkan perekonomian pelaku usaha mikro. Meningkatnya jumlah pengunjung pada sore hari turut memberikan peluang bagi pedagang kuliner untuk meningkatkan penjualan dan menarik pelanggan baru.
Redaksi.










