Pemerintah

Gebyar Festival Kuliner Sukamulya Resmi Dibuka, Pemkab Tangerang Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan

5
×

Gebyar Festival Kuliner Sukamulya Resmi Dibuka, Pemkab Tangerang Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan

Sebarkan artikel ini

KABUPATEN TANGERANG, Ceklisdua.net – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro menggelar Gebyar Festival Kuliner Kecamatan Sukamulya sebagai upaya menggerakkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Sukamulya ini menjadi wadah promosi bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat.

 

Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang, Dra. Hj. RD Anna Ratna Maemunah, M.Si., serta dihadiri unsur Forkopimcam, MUI, kepala desa, pelaku UMKM, OKP, dan masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Anna Ratna Maemunah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berkomitmen menjadikan UMKM sebagai salah satu penggerak utama ekonomi daerah.

 

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis, mulai dari penyelenggaraan bazar dan festival UMKM, forum silaturahmi antar pelaku usaha, hingga pembinaan, pendampingan, fasilitasi legalitas usaha, dan akses permodalan.

 

Saat diwawancarai usai membuka acara, Anna Ratna Maemunah menjelaskan bahwa festival tersebut merupakan implementasi dari program Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menggiatkan seluruh pengusaha mikro yang ada di wilayah Kecamatan Sukamulya. Tujuannya adalah mendorong pertumbuhan dan perkembangan ekonomi masyarakat. Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati Tangerang memiliki program meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Kami sebagai dinas teknis melaksanakan berbagai program dan kegiatan untuk mendukung visi dan misi tersebut,” ujarnya.

 

Ia berharap kegiatan tersebut mampu menjadi ruang promosi sekaligus mendorong para pelaku UMKM untuk terus berkembang.

“Kami berharap seluruh pengusaha mikro di Kecamatan Sukamulya dapat menampilkan produk-produk unggulannya. Selain itu, kami juga memberikan fasilitas berupa pendampingan legalitas usaha serta akses terhadap fasilitas permodalan agar UMKM semakin berkembang dan mampu naik kelas,” katanya.

 

Menurutnya, peningkatan kualitas produk harus diiringi dengan kelengkapan legalitas usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“Pesan kami kepada seluruh pelaku UMKM adalah terus meningkatkan kualitas produk sekaligus melengkapi legalitas usahanya. Keduanya harus berjalan beriringan agar usaha semakin dipercaya dan memiliki daya saing,” tegasnya.

 

Anna juga memastikan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan terus melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM.

“Kami akan terus melakukan monitoring dan evaluasi selama kegiatan ini berjalan. Program ini tidak hanya dilaksanakan lalu ditinggalkan, tetapi akan terus kami dampingi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para pelaku UMKM,” pungkasnya.

 

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Kecamatan Sukamulya, Wawan Setiawan, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang atas terselenggaranya Gebyar Festival Kuliner di wilayahnya.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan produk-produk unggulan UMKM Kecamatan Sukamulya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tangerang yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ini merupakan kegiatan yang sangat baik bagi UMKM di Kecamatan Sukamulya. Alhamdulillah, sebanyak 23 stan telah terisi oleh para pelaku UMKM, baik dari desa-desa maupun organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP),” ungkap Wawan.

 

Ia juga menegaskan bahwa seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan tersebut tanpa dikenakan biaya apa pun.

“Kami tegaskan bahwa kegiatan ini gratis dan tidak ada pungutan biaya apa pun. Pemerintah ingin memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada para pelaku UMKM untuk mempromosikan produknya,” katanya.

 

Wawan berharap Gebyar Festival Kuliner dapat menjadi agenda rutin karena diyakini mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan UMKM dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami kegiatan seperti ini terus berlanjut. Dengan adanya festival ini, para pelaku UMKM di Kecamatan Sukamulya dapat terus berkembang, memiliki pasar yang lebih luas, serta mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, salah satu produk yang menjadi daya tarik pengunjung adalah hasil karya Saung Bakul, yang telah menjadi salah satu ikon UMKM Kecamatan Sukamulya.

“Produk yang cukup menarik perhatian dalam festival ini adalah hasil karya Saung Bakul, berupa peci anyaman bambu yang menjadi ciri khas Sukamulya. Selain itu, masih banyak produk unggulan lainnya yang memiliki kualitas dan potensi untuk berkembang lebih luas,” jelasnya.

 

Gebyar Festival Kuliner Sukamulya diharapkan tidak hanya menjadi ajang promosi dan peningkatan transaksi ekonomi selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi sarana memperkuat jejaring usaha, meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta mendorong UMKM naik kelas. Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, dan para pelaku usaha, UMKM diharapkan semakin tangguh dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Kabupaten Tangerang.

 

Deden M

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *