HukumPeristiwa

Sopir Truk Box Bernopol B 9365 TXV Teriak “Rampok”, Warga Panik Saat Bea Cukai Lakukan Pemeriksaan 

40
×

Sopir Truk Box Bernopol B 9365 TXV Teriak “Rampok”, Warga Panik Saat Bea Cukai Lakukan Pemeriksaan 

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, Ceklisdua.net – Selasa 18 Agustus 2026 Jam 02:00 WIB, Suasana di kawasan Jalan Kenjeran Rangkah Surabaya, sempat memanas saat sebuah truk box putih bernopol L 9365 TXV dihentikan oleh tim Bea Cukai untuk dilakukan pemeriksaan.

 

Peristiwa bermula ketika petugas menghentikan kendaraan tersebut di jalan. Saat kendaraan diperiksa, sopir truk box justru berteriak meminta pertolongan dengan menyebut dirinya “dirampok”. Teriakan tersebut membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar untuk melihat serta memberikan pertolongan.

 

Namun, setelah situasi diketahui lebih lanjut, warga disebut tidak menemukan adanya aksi perampokan sebagaimana yang diteriakkan sopir. Kondisi tersebut kemudian menimbulkan kekecewaan warga karena merasa telah dibuat panik oleh teriakan tersebut. Ucap warga

 

Di tengah kejadian, pimpinan media online Ceklisdua mendatangi lokasi dan meminta penjelasan mengenai penghentian kendaraan. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lokasi, petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan karena adanya dugaan kendaraan membawa rokok ilegal atau barang yang berkaitan dengan pelanggaran cukai.

 

Ketegangan terjadi ketika petugas meminta sopir membuka pintu belakang truk box untuk dilakukan pemeriksaan. Sopir disebut sempat menolak dan dinilai tidak kooperatif. Adu argumen pun terjadi di lokasi, bahkan sopir disebut mengeluarkan ucapan bernada kasar.

 

Setelah dilakukan desakan oleh EKO SUKARNO agar pemeriksaan dapat dilanjutkan, pintu belakang kendaraan akhirnya dibuka. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap isi kendaraan dan mendokumentasikan barang-barang yang berada di dalam truk box tersebut.

 

Dari pemeriksaan di lokasi, tidak ditemukan barang yang sesuai dengan dugaan awal terkait rokok ilegal. Meski demikian, status dan hasil pemeriksaan secara resmi tetap menjadi kewenangan pihak Bea Cukai dan pihak terkait.

 

Peristiwa tersebut menjadi sorotan karena dalam satu kejadian terdapat dua persoalan yang menarik perhatian publik, yakni teriakan sopir yang memicu kepanikan warga serta pemeriksaan Bea Cukai terhadap kendaraan yang diduga membawa barang ilegal.

 

Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *