BeritaSorotan

Gelombang Massa Tak Terbendung! Pusat Surabaya Dikuasai Buruh, Jalanan Sesak Parah.

12
×

Gelombang Massa Tak Terbendung! Pusat Surabaya Dikuasai Buruh, Jalanan Sesak Parah.

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, Ceklisdua.net – Ribuan buruh tumpah ruah di jalanan Surabaya dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2026, Jumat (1/52026). Sekitar Ribuan massa dari berbagai daerah di Jawa Timur, tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia dan GESPER, menggelar aksi unjuk rasa besar dengan long march menuju Kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan.

“Sejak siang hari, massa mulai bergerak. Mereka terlebih dahulu menunaikan salat Jumat di sejumlah titik, seperti Masjid Al-Akbar Surabaya dan Masjid Al-Falah Surabaya. Usai ibadah, ribuan buruh berkumpul di kawasan BG Junction, Jalan Bubutan, sebelum akhirnya melakukan long march sekitar pukul 14.00 WIB dan diperkirakan tiba di lokasi aksi pukul 15.00 WIB.

 

Aksi ini tidak sekadar seremonial tahunan. Buruh turun ke jalan membawa sederet tuntutan krusial: mendesak pengesahan undang-undang ketenagakerjaan yang berpihak pada pekerja, menolak sistem outsourcing dan upah murah, menghentikan ancaman PHK akibat gejolak global, hingga menuntut reformasi pajak yang dinilai memberatkan buruh. Selain itu, mereka juga mendesak peningkatan perlindungan pekerja, termasuk akses layanan kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

 

Pergerakan massa dalam jumlah besar tak terhindarkan berdampak pada lalu lintas. Sejumlah ruas jalan utama menuju Jalan Pahlawan mengalami kepadatan. Untuk mengantisipasi kemacetan, Satlantas Polrestabes Surabaya memberlakukan rekayasa arus di beberapa titik, termasuk pengalihan kendaraan dari Jalan Bubutan, Veteran, hingga Stasiun Kota.

 

Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian. Massa datang menggunakan Sepeda Motor, bus dan truk komando, serta konvoi ribuan sepeda motor yang memadati jalur utama kota. Gelombang buruh ini dipastikan menjadi salah satu aksi May Day terbesar di Jawa Timur tahun ini, menunjukkan tekanan kuat terhadap pemerintah untuk segera merespons tuntutan yang mereka suarakan.

 

Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *