Kejahatan

Dua Motor Digasak Maling di Klinik Fudholi Jayanti, Korban Pasien Rawat Inap dan Perawat, Kasus Resmi Ditangani Polisi

12
×

Dua Motor Digasak Maling di Klinik Fudholi Jayanti, Korban Pasien Rawat Inap dan Perawat, Kasus Resmi Ditangani Polisi

Sebarkan artikel ini

Kabupaten Tangerang, Ceklisdua.net – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di area parkir Klinik Fudholi Medika, Kampung Dangdeur, RT 004/RW 001, Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis (9/7/2026) sekitar pukul 04.20 WIB.

 

Dalam peristiwa tersebut, dua unit sepeda motor raib, masing-masing milik seorang pasien rawat inap dan seorang perawat yang bertugas di klinik tersebut.

 

Salah satu korban diketahui bernama Agus Hamdani, warga Kampung Kukulu, RT 003/RW 004, Desa Dangdeur, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang. Agus telah menjalani perawatan sebagai pasien rawat inap di Klinik Fudholi Medika sejak Selasa (7/7/2026).

 

Kasus tersebut baru diketahui sekitar pukul 07.00 WIB, saat Agus meminta anaknya mengambil sepeda motor yang diparkir di area belakang klinik untuk membeli kebutuhan. Namun, saat hendak digunakan, sepeda motor tersebut sudah tidak berada di lokasi parkir.

 

Mengetahui kendaraannya hilang, pihak keluarga bersama petugas klinik kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV). Dari hasil pengecekan, aksi pencurian diketahui terjadi sekitar pukul 04.20 WIB. Rekaman CCTV juga memperlihatkan bahwa bukan hanya sepeda motor milik Agus yang menjadi sasaran pencurian, tetapi satu unit sepeda motor milik seorang perawat yang bertugas di Klinik Fudholi Medika juga turut hilang.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian area parkir klinik tidak dijaga oleh petugas parkir maupun petugas keamanan. Sementara itu, kamera CCTV di lokasi dilaporkan berfungsi dan menjadi salah satu barang bukti penting dalam proses penyelidikan.

 

Agus Hamdani mengaku sangat terpukul atas musibah yang dialaminya. Terlebih, sepeda motor Honda Beat tahun 2025 miliknya masih berstatus kredit.

 

“Saya sangat terpukul atas kejadian ini. Saya sedang menjalani perawatan inap di Klinik Fudholi sejak Selasa, sehingga tidak bisa mengawasi kendaraan saya. Pagi sekitar pukul 07.00 WIB, saya meminta anak saya mengambil motor untuk membeli kebutuhan, tetapi ternyata motor sudah tidak ada di tempat parkir,” ujar Agus kepada wartawan.

 

Ia mengatakan, setelah dilakukan pengecekan terhadap rekaman CCTV, diketahui aksi pencurian terjadi pada dini hari.

 

“Setelah kami mengecek rekaman CCTV, ternyata bukan hanya motor saya yang hilang, tetapi ada satu sepeda motor milik perawat yang juga menjadi korban,” katanya.

 

Karena kendaraan tersebut masih dalam masa pembiayaan, Agus bersama keluarganya terlebih dahulu mendatangi Adira Finance untuk memenuhi prosedur administrasi sebelum membuat laporan ke kepolisian.

 

“Kami juga sudah melaporkan kejadian ini kepada pihak leasing, yaitu Adira Finance. Sebelum membuat laporan ke Polsek Cisoka, kami terlebih dahulu mendatangi Adira Finance untuk meminta surat pengantar dan memenuhi prosedur administrasi yang diperlukan karena kendaraan masih berstatus kredit,” jelas Agus.

 

Perkembangan terbaru, kasus tersebut kini resmi memasuki proses hukum. Pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.15 WIB, Agus Hamdani mendatangi SPKT Polsek Cisoka untuk melaporkan peristiwa pencurian yang dialaminya.

Laporan tersebut telah diterima oleh kepolisian dengan Surat Tanda Bukti Pengaduan Masyarakat Nomor: 305/VII/YAN.2.4.1/2026/SPKT, dan saat ini penanganannya dilakukan oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Cisoka.

 

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, korban juga telah menyerahkan barang bukti berupa satu lembar STNK asli sepeda motor Honda Beat serta dua buah kunci kontak kendaraan kepada penyidik. Barang bukti tersebut akan digunakan untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

 

Agus berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan menemukan kembali kendaraan miliknya.

“Saya berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap pelaku dan kendaraan kami bisa ditemukan. Saya juga berharap kejadian ini menjadi perhatian agar sistem keamanan di fasilitas pelayanan kesehatan lebih ditingkatkan sehingga masyarakat yang sedang menjalani perawatan merasa aman,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta mendalami rekaman CCTV yang diduga merekam aksi pencurian tersebut.

 

Sementara itu, Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari manajemen Klinik Fudholi Medika terkait sistem pengamanan area parkir, kronologi dari pihak pengelola, serta langkah-langkah yang telah dilakukan setelah kejadian. Redaksi membuka ruang hak jawab kepada seluruh pihak guna memenuhi asas keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Bejo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *