Kabupaten Tangerang, Ceklisdua.net – Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 34.15602 yang berlokasi di Desa Merak, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, menjadi perhatian awak media pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 14.50 WIB.
Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, sebelum dilakukan konfirmasi kepada petugas SPBU, sejumlah sepeda motor Suzuki Thunder terlihat mengantre dan melakukan pengisian BBM.
Saat pemantauan berlangsung, kembali berdatangan beberapa sepeda motor Suzuki Thunder yang diduga hendak melakukan pengisian BBM. Namun, menurut hasil pengamatan awak media, salah seorang operator SPBU terlihat memberikan isyarat dengan melambaikan tangan sambil menggelengkan kepala ke arah para pengendara.
Usai menerima isyarat tersebut, sekitar delapan unit sepeda motor Suzuki Thunder yang semula memasuki area SPBU tidak jadi mengantre dan langsung meninggalkan lokasi tanpa melakukan pengisian BBM.
Menyikapi temuan tersebut, awak media kemudian mengonfirmasi salah seorang operator SPBU. Setelah memperkenalkan diri dan menyampaikan maksud kedatangan, awak media menanyakan alasan sejumlah sepeda motor Suzuki Thunder yang baru datang tidak melakukan pengisian BBM serta meminta penjelasan terkait isyarat yang terlihat saat proses pemantauan.
Menanggapi hal itu, operator SPBU membantah telah memberikan isyarat sebagaimana yang diamati awak media.
“Saya tidak merasa memberikan isyarat kepada pengendara motor Suzuki Thunder dengan melambaikan tangan ataupun menggelengkan kepala seperti yang ditanyakan. Saya juga tidak menyuruh mereka untuk meninggalkan area SPBU. Untuk motor Suzuki Thunder yang datang lebih dulu, tetap kami layani seperti biasa. Pengisian BBM untuk kendaraan tersebut berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp80 ribu per kendaraan,” ujar operator saat dikonfirmasi awak media.
Sementara itu, salah seorang konsumen yang enggan disebutkan identitasnya mengaku fenomena antrean sepeda motor Suzuki Thunder cukup berdampak terhadap waktu tunggu konsumen lainnya.
“Kalau hanya satu atau dua motor mungkin tidak jadi masalah. Tapi kalau yang mengantre lebih dari dua motor, ya lumayan lama menunggunya,” ujarnya.
Ia berharap ada perhatian dari pihak terkait agar pelayanan di SPBU tetap berjalan tertib dan tidak mengganggu masyarakat yang hendak mengisi BBM.
“Harapannya tentu ada pengawasan dan diberikan solusi. Jadi pelayanan kepada masyarakat tetap lancar dan antrean tidak terlalu lama,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti alasan sejumlah sepeda motor Suzuki Thunder mendominasi antrean di SPBU tersebut.
Demikian pula terkait penyebab sekitar delapan unit sepeda motor yang batal melakukan pengisian BBM setelah menerima isyarat yang diamati awak media di lokasi.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari pihak pengelola SPBU 34.15602 maupun PT Pertamina Patra Niaga terkait fenomena tersebut. Apabila telah diperoleh tanggapan resmi, berita ini akan diperbarui sebagai bagian dari prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.
Bejo










