CIREBON, Ceklisdua.net – Praktik percaloan di terminal Harjamukti, Cirebon, Jawa Barat, masih terjaga dengan sistem yang terstruktur dan diduga melibatkan petugas loket. Para oknum calo memanfaatkan penumpang dengan mengarahkan membeli tiket tidak sesuai tarif resmi, mengatasnamakan kenyamanan penumpang, Sabtu 9/5/2026.
Seorang penumpang mengaku diarahkan membeli tiket tujuan Tangerang seharga Rp 180 ribu, padahal tarif resmi bus sahabat jurusan Cirebon- Merak untuk Harjamukti- Tangerang hanya Rp 120 ribu penjelasan kondektur bus sahabat, Setelah membayar di loket terminal, penumpang diantar pakai motor roda dua diminta untuk menunggu di salah satu agen diluar terminal, lalu diantar naik bus yang melintas.
Di dalam bus, petugas karcis sahabat, tidak terkejut saat menemukan tidak sesuai tarif. Dengan sopan dia berkata.
“Pak, kalau mau naik bus Sahabat, hubungi kami langsung lewat nomor telepon yang tertera di mobil, biar tidak terkena calo. Tadi beli karcis berapa ?”
Penumpang menjawab, “Rp 180ribu.” kondektur bus pun menjelaskan, ” kemahalan, pak, tarif kami dari Harjamukti ke Tangerang cuma Rp 120 ribu,” ucap kondektur bus.
Modusnya, calo mengenakan seragam berbagai logo PO perusahaan bus dan beroperasi seperti sudah teroganisir. Kejadian ini dinilai mencoreng kredibilitas perusahaan bus besar yang melayani dengan baik.
Warga meminta Dinas Perhubungan dan aparat penegak hukum (APH) juga pengelola terminal melakukan razia serta menangkap oknum calo liar yang meresahkan para calon penumpang.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak yang dapat dihubungi baik dari Dishub maupun pengelola terminal Harjamukti.
(Red/Is)










