Berita

DPP AMI Tunda Aksi Unras, Tempuh Audiensi dengan Kejari Tanjung Perak, Belum Capai Titik Temu

36
×

DPP AMI Tunda Aksi Unras, Tempuh Audiensi dengan Kejari Tanjung Perak, Belum Capai Titik Temu

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, Ceklisdua.net – Rencana aksi unjuk rasa yang akan digelar DPP Aliansi Madura Indonesia (AMI) di depan Kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Perak, Surabaya, Rabu (24/6/2026), akhirnya dibatalkan dan dialihkan menjadi audiensi dengan pihak kejaksaan. Meski dialog berlangsung selama satu jam, pertemuan tersebut belum menghasilkan kesepakatan sehingga AMI berencana kembali menggelar aksi pada pekan depan.

 

Pengamanan kegiatan dilakukan oleh jajaran Polrestabes Surabaya Polsek Bubutan yang dipimpin langsung Wakapolsek Bubutan AKP Widodo, S.E. dengan kekuatan 24 personel gabungan. Personel terdiri dari dua anggota Reskrim, dua anggota Lantas, 10 personel Polsek Bubutan, lima personel Polsek Benowo, dan lima personel Polsek Pakal.

 

Sejak pagi hari aparat kepolisian telah bersiaga di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Perak untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi massa. Namun, pihak DPP AMI memutuskan tidak melakukan orasi maupun demonstrasi terbuka dan memilih menyampaikan aspirasi melalui jalur audiensi.

 

Audiensi berlangsung pada pukul 15.30 WIB hingga 16.30 WIB. Perwakilan DPP AMI diterima oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) dan Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejaksaan Negeri Tanjung Perak. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah persoalan yang menjadi perhatian organisasi tersebut.

 

Meski berlangsung dalam suasana kondusif, dialog yang digelar belum menghasilkan titik temu. Sejumlah aspirasi dan tuntutan yang disampaikan DPP AMI masih memerlukan pembahasan lebih lanjut sehingga belum dapat disepakati bersama. Kondisi tersebut menjadi alasan utama rencana aksi lanjutan yang akan diagendakan kembali pada minggu depan.

 

Di tengah dinamika penyampaian aspirasi tersebut, aparat kepolisian tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Kehadiran personel pengamanan juga bertujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat maupun pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan audiensi.

 

Hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 16.30 WIB, situasi di sekitar Kantor Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dilaporkan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun peristiwa menonjol selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

 

Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *